Konten dari Pengguna

Resep Nastar 1/2 Kg Blue Band untuk Sajian Lebaran

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kue Nastar Foto: Kristanti/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kue Nastar Foto: Kristanti/Shutterstock

Perayaan Lebaran terasa semakin lengkap dengan kehadiran berbagai kue kering. Di antara banyaknya kue kering, nastar menjadi salah satu yang paling populer dan selalu dinantikan.

Aroma khas margarin yang berpadu dengan harumnya nanas, membuat camilan satu ini sulit ditolak. Karena itulah nastar selalu jadi primadona di antara kue kering lainnya.

Untuk menghasilkan kue nastar yang lembut dan harum, pastinya membutuhkan bahan pendukung yang tepat, yaitu margarin. Umumnya, masyarakat Indonesia terbiasa menggunakan Blue band dalam berbagai jenis olahan makanan, termasuk nastar.

Dalam pembuatan nastar, Blue Band sering digunakan dengan jumlah yang cukup banyak guna menghasilkan tekstur yang lembut. Jelang perayaan Lebaran, masyarakat biasa maupun pedagang membuat nastar dalam jumlah banyak, sehingga kebutuhan Blue Band bisa mencapai ½ hingga 1 kilogram.

Oleh karena itu, bagi yang ingin coba membuat nastar untuk sajian saat Lebaran, ikuti resep nastar ½ kg Blue Band berikut ini.

Resep Nastar 1/2 Kg Blue Band

Kue nastar dapat dibuat dengan bahan sederhana dan langkah-langkah yang cukup mudah. Mengutip buku 165 Resep Kue Kering Klasik & Modern karya Raditrini dan Ratu Hani, berikut resep kue nastar 1/2 kg Blue Band.

Resep Nastar 1/2 Kg Blue Band

Kelembutan dan aroma khas nastar sangat dipengaruhi oleh penggunaan margarin. Yuk, coba resep nastar ½ kg Blue Band berikut ini!

Bahan-bahan

  • 1/2 kg Blue Band
  • 200 gram gula kastor
  • 5 kuning telur
  • 620 gram tepung terigu
  • 50 gram tepung maizena
  • 4 sdm susu bubuk
  • 1 sdt bubuk vanili
  • 4 kuning telur campur dengan 2 sdm margarin leleh (olesan nastar)
  • Bahan selai nanas: 500 gram nanas (parut kasar), 400 gram gula pasir, 5 cm kayu manis

Langkah-langkah

  1. Selai nanas: Campur semua bahan, masak dengan api sedang sambil diaduk sampai nanas mulai mengering. Angkat dan dinginkan, lalu sisihkan.
  2. Adonan nastar: Kocok BlueBand dan gula kastor sampai gula larut.
  3. Masukkan kuning telur satu per satu sambil dikocok sampai rata.
  4. Masukkan tepung terigu yang diayak bersama maizena, susu bubuk, dan vanlili sedikit demi sedikit, kemudian aduk hingga rata.
  5. Ambil sebagian adonan, dan bentuk bulat.
  6. Tekan bagian tengahnya dengan ujung jari sampai cekung, kemudian isi dengan selai nanas.
  7. Olesi permukaan kue dengan kuning telur.
  8. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 160 derajat celcius sampai nastar mulai matang.
  9. Lalu, keluarkan nastar dari oven dan olesi kembali dengan kuning telur.
  10. Panggang kembali nastar sampai matang.
  11. Jika sudah matang, keluarkan nastar dan dinginkan.
  12. Nastar siap disajikan.

Sejarah Nastar

Ilustrasi Kue Nastar Foto: Habs Photography/Shutterstock

Meski identik dengan perayaan Lebaran di Indonesia, ternyata nastar bukanlah kue asli Tanah Air. Mengutip buku Ragam Kudapan Jawa oleh Murdijati dkk., nastar berasal dari bahasa Belanda, yaitu annanas atau nanas dan taart atau tar. Secara harfiah nastar dapat diartikan sebagai tar nanas (dalam bahasa Inggris pineapple tarts).

Kudapan satu ini terinspirasi dari kue pie Eropa yang biasanya memiliki isian buah blueberi dan apel. Akan tetapi, pada saat itu sangat sulit menemukan kedua buah tersebut di Indonesia.

Sebagai alternatif, masyarakat lokal menggunakan buah yang mudah ditemui, yaitu nanas. Selain mudah ditemukan, nanas memiliki citarasa yang kompleks seperti asam, manis, segar, yang menjadikannya cocok sebagai buah pengganti untuk isian nastar.

Ketika pertama kali masuk ke Indonesia, nastar hanya diperuntukkan bagi kalangan bangsawan saja. Seiring berkembangnya zaman, kue kering satu ini semakin mudah ditemui di toko kue bahkan menjadi kudapan khas hari raya.

Baca Juga: Resep Kue Putri Salju Lembut dan Lumer di Mulut

(ANB)