Rumus Lamda (Panjang Gelombang): Contoh Soal dan Pembahasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam fisika, panjang gelombang dimaknai sebagai jarak yang ditempuh gelombang dalam satu periode. Panjang gelombang disimbolkan dengan huruf Yunani, lamda (λ). Itu sebabnya rumus panjang gelombang sering disebut dengan rumus lamda.
Cara menghitung rumus lamda tergantung pada jenis gelombangnya. Mengutip Buku Sakti Fisika SMP oleh Pakar Tentor, berdasarkan arah rambatnya, gelombang dibedakan menjadi dua macam, yaitu gelombang transversal dan gelombang longitudinal.
Gelombang transversal adalah gelombang yang arah rambatnya tegak lurus dengan arah getarnya. Contohnya gelombang air, gelombang tali, dan gelombang cahaya. Sedangkan gelombang longitudinal memiliki arah rambat yang sejajar dengan arah getarnya, misalnya gelombang bunyi.
Lalu, bagaimana rumus lamda untuk kedua jenis gelombang tersebut? Simak penjelasan berikut lengkap dengan contoh soal dan pembahasannya.
Rumus Lamda
Pada gelombang transversal, panjang gelombang adalah jarak puncak (bukit) gelombang ke puncak gelombang setelahnya atau lembah gelombang ke lembah setelahnya. Sederhananya, 1 panjang gelombang adalah 1 bukit + 1 lembah.
Secara matematis, rumus lamda pada gelombang transversal dapat diuraikan sebagai berikut:
λ = s/n
Keterangan:
λ = panjang gelombang
s = jarak yang ditempuh gelombang (m)
n = jumlah gelombang
Sedangkan, 1 panjang gelombang longitudinal dapat dihitung dengan menjumlahkan 1 rapatan dengan 1 renggangan. Rumus lamda dapat dihitung berdasarkan cepat rambat dan periode gelombangnya. Berikut rumusnya:
λ = v/f
atau
λ = v x T
Keterangan:
v = cepat rambat gelombang (m/s)
λ = panjang gelombang (m)
f = frekuensi gelombang (Hz)
T = periode gelombang (S)
Contoh Soal dan Pembahasan
Agar lebih mudah memahaminya, berikut contoh soal panjang gelombang beserta pembahasannya dikutip dari buku Cara Cepat & Mudah Menguasai Fisika SMP oleh Hendri Hartanto dan Super Smart Kuasai Matematika dan IPA SMP/MTs oleh Ratna Rima Melati:
Soal 1
Sebuah tali panjangnya 5 meter, kemudian digetarkan terjadi 3 bukit dan 2 lembah gelombang. Maka panjang gelombang tali tersebut adalah:
Diketahui:
s = 5 m
n = 5/2 = 2,5 gelombang (2 bukit dan dua lembah)
Jawab:
n.λ = s
λ = s/n
= 5/2,5
= 2 meter
Soal 2
Sebuah tali digetarkan dengan frekuensi gelombang 10 Hz. Jika gelombang merambat dengan kecepatan 30 m/s, berapa panjang gelombangnya?
Diketahui:
v = 30 m/s
f = 10 Hz
Jawab:
λ = v/f
= 30 m/s / 10 Hz
= 3 m
Soal 3
Sebuah tali digetarkan hingga membentuk 1 ½ gelombang. Jika jarak yang ditempuh gelombang adalah 9 cm, hitung panjang gelombangnya!
Diketahui:
s = 9 cm
n = 1 ½ atau 1,5
Jawab:
λ = s/n
= 9/1,5
= 6 cm
Soal 4
Sebuah gelombang longitudinal merambat sejauh 10 cm dalam waktu 2 sekon. Hitunglah panjang gelombangnya:
Diketahui:
s = 10 cm
n = ½ = 0,5 gelombang (karena pada jarak s = cm hanya terdapat 1 rapatan)
Jawab:
λ = s/n
= 10 cm/0,5
= 20 cm
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Apa itu lambda pada gelombang?

Apa itu lambda pada gelombang?
Panjang gelombang disimbolkan dengan huruf Yunani, lamda (λ).
Apa itu 1 lambda?

Apa itu 1 lambda?
Pada gelombang transversal, 1 lambda atau 1 panjang gelombang adalah 1 bukit + 1 lembah.
Bagaimana cara mencari panjang gelombang?

Bagaimana cara mencari panjang gelombang?
Cara menghitung rumus lamda tergantung pada jenis gelombangnya.
