Konten dari Pengguna

Rumus Tinggi Segitiga dan Bangun Datar Lainnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rumus matematika. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumus matematika. Foto: Pixabay

Rumus adalah serangkaian cara atau ketetapan yang digunakan untuk mencari nilai menggunakan huruf, angka, dan simbol tertentu. Rumus dapat digunakan pada materi eksak, seperti fisika, kimia, juga matematika.

Dalam matematika, banyak rumus yang dapat dipelajari, salah satunya rumus bangun datar. Bangun datar adalah suatu bentuk yang tidak memiliki kedalaman, sehingga tidak ada volume (isi) di dalamnya. Bangun ini hanya memiliki dimensi panjang dan lebar.

Pada bangun datar, rumus yang digunakan sangat sederhana, contohnya adalah ketika mencari tinggi segitiga. Mengutip dari buku Cepat Menyelesaikan Soal Matematika yang diterbitkan oleh Penerbit Kawan Pustaka, garis tinggi segitiga adalah sebuah garis yang ditarik dari satu titik sudut segitiga dan tegak lurus terhadap sisi di hadapannya.

Rumus tinggi segitiga adalah sebagai berikut:

t = ⎷c²-a²

Keterangan:

t= tinggi segitiga atau disebut garis “b” pada gambar

c= sisi miring segitiga

a= alas segitiga

Jika yang dicari adalah jumlah alas segitiga atau sisi miring segitiga, dapat menggunakan rumus di bawah ini:

Rumus alas segitiga

a= ⎷c²-b²

Rumus sisi miring segitiga

c= ⎷b²+a²

Setelah alas, tinggi, dan sisi miring segitiga diketahui, maka selebihnya hitungan dapat dilanjutkan untuk mengetahui luas dan keliling segitiga.

Rumusnya adalah sebagai berikut:

Rumus luas segitiga siku-siku

L= ½ x a x t

Keterangan:

L= luas segitiga

a= alas segitiga

t= tinggi segitiga

Rumus keliling segitiga siku-siku

Jika mencari rumus keliling segitiga siku-siku, untuk mendapatkannya dengan cara menjumlahkan setiap sisinya.

K= a+b+c

Keterangan:

K= keliling

a= alas segitiga

b= tinggi segitiga

c= sisi miring segitiga

Rumus segitiga yang telah dijabarkan sebelumnya berlaku juga pada semua jenis segitiga, yakni segitiga siku-siku, segitiga sama kaki, segitiga sama sisi, dan segitiga sembarang (tak beraturan).

Selain segitiga, terdapat berbagai macam rumus bangun datar lainnya untuk membantu belajar di rumah.

Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar

Ilustrasi menghitung rumus tinggi segitiga. Foto: Pixabay

Mengutip buku Cara Asyik Belajar Bangun Datar di SD yang ditulis Putri Handayani, S.Pd, berikut adalah rumus luas dan keliling bangun datar:

1. Persegi

Rumus luas persegi adalah sebagai berikut:

L= s²

Sedangkan, cara mendapatkan hasil keliling persegi, yakni dengan menjumlahkan setiap sisinya.

Sehingga rumusnya menjadi:

K= s+s+s+s atau K=4 x s

Keterangan:

L= luas persegi

s= sisi persegi

2. Persegi panjang

Rumus luas persegi panjang adalah:

L= p x l

Keliling persegi panjang dapat diketahui dengan:

K= (2 x p) + (2 x l)

Keterangan:

L= luas persegi panjang

p= panjang persegi panjang

l= lebar persegi panjang

3. Jajar genjang

Rumus luas jajar genjang adalah:

L= a x t

Sedangkan rumus keliling dari jajar genjang, yakni:

K= (2 x a) + (2 x sisi miring)

Keterangan:

L= luas jajar genjang

a= alas jajar genjang

t= tinggi jajar genjang

K= keliling jajar genjang

4. Trapesium

Rumus luas trapesium adalah:

L= ½ x jumlah sisi sejajar x tinggi

Sedangkan untuk mencari rumus keliling trapesium adalah dengan cara menjumlahkan seluruh sisi-sisinya.

Ilustrasi menghitung rumus. Foto: Pixabay

5. Belah ketupat

Rumus luas belah ketupat adalah:

L= ½ x d1 x d2

Untuk mencari keliling dari bangun belah ketupat, sama dengan bangun sebelumnya yakni dengan menjumlahkan setiap sisinya.

Sehingga rumusnya menjadi:

K= s+s+s+s atau K=4 x sisi

Keterangan:

d1= diagonal 1

d2= diagonal 2

6. Lingkaran

Rumus luas lingkaran adalah:

L= πr²

Rumus keliling lingkaran yakni:

K= π x d atau K= π x 2 x r

Keterangan:

π (phi) = konstanta, sehingga nilainya tetap yakni 3,14 atau 22/7

r= jari-jari lingkaran atau setengah diameter lingkaran, satuannya adalah centimeter (cm). Sehingga hasil dari perhitungan luas lingkaran satuannya adalah cm²

d= diameter

(IMR)