Konten dari Pengguna

Rumusan Dasar Negara Moh Yamin yang Dicetuskan pada Tanggal 29 Mei 1945

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Moh Yamin Foto: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Moh Yamin Foto: Wikimedia Commons

Perumusan dasar negara menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam sidang pertama BPUPKI. Sidang ini diselenggarakan pada tanggal 28 Mei-1 Juni 1945 dengan menghadirkan tiga tokoh utama, yaitu Mohammad Yamin, Prof. Dr. Soepomo, dan Ir. Soekarno.

Dalam sidang tersebut, BPUPKI membahas tuntas soal rumusan dasar negara untuk Indonesia merdeka. Ada beberapa pendapat yang diajukan para tokoh dalam menentukan ideologi ini.

Tokoh pertama yang mencetuskan adalah Mohammad Yamin. Mengutip buku Pendidikan Pancasila karya T. Heru Nurgiansah (2021), Moh Yamin merupakan seorang sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan ahli hukum.

Pada tanggal 29 Mei 1945, beliau mengusulkan pandangannya tentang dasar negara. Seperti apa rumusan dasar negara Moh Yamin? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan dalam artikel berikut ini.

Rumusan Dasar Negara Moh Yamin

Rumusan dasar negara Moh Yamin dicetuskan pada tanggal 29 Mei 1945. Mengutip buku Bahas Tuntas 1001 Soal IPS SD Kelas 4, 5, dan 6 (2009), berikut lima asas yang beliau ajukan sebagai dasar negara Indonesia:

  1. Peri Kebangsaan.

  2. Peri Kemanusiaan.

  3. Peri Ketuhanan.

  4. Peri Kerakyatan.

  5. Kesejahteraan yang berkebudayaan.

Ilustrasi Garuda Pancasila. Foto: Shutter Stock

Dalam pidatonya, Moh Yamin menamai ideologi tersebut sebagai asas dan dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia. Beliau mengatakan bahwa kelima sila yang dirumuskan bersumber dari sejarah, peradaban, agama, dan hidup ketatanegaraan yang telah lama berakar di Indonesia.

Selain rumusan dasar Moh Yamin, ada juga rumusan lain dari Prof. Dr. Soepomo dan Soekarno yang diajukan.

a. Rumusan Dasar Negara Soepomo

Tokoh kedua yang mencetuskan dasar negara adalah Dr. Soepomo. Pendapat terkait rumusan dasar negara dari beliau diungkapkan dalam pidatonya pada sidang BPUPKI tanggal 31 Mei 1945. Dr. Soepomo mengusulkan dasar negara dengan isi sebagai berikut:

  1. Persatuan.

  2. Kekeluargaan.

  3. Keseimbangan lahir dan batin.

  4. Musyawarah.

  5. Keadilan sosial.

b. Rumusan Dasar Negara Soekarno

Dalam pidatonya pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato yang berisi gagasan mengenai dasar negara yang terdiri dari:

  1. Kebangsaan indonesia.

  2. Internasionalisme atau perikemanusiaan.

  3. Mufakat atau demokrasi.

  4. Kesejahteraan sosial.

  5. Ketuhanan yang maha esa.

Selain itu, Soekarno juga mengusulkan tiga dasar negara yang diberi nama Ekasila, Trisila, dan Pancasila. Pada akhirnya, dasar negara yang dipilih adalah Pancasila.

Ilustrasi Garuda Pancasila. Foto: Shutter Stock

Rumusan dasar negara tidak berhenti sampai di situ saja. Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan menggelar sidang yang mengagendakan pembahasan naskah rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD).

Rumusan itu diberi nama Jakarta Charter atau Piagam Jakarta. Rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta itu berbunyi:

  1. Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan Syari'at Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

  3. Persatuan Indonesia.

  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kemudian, pada tanggal 17 Agustus 1945, seorang opsir angkatan laut Jepang menyampaikan keberatan tokoh-tokoh Indonesia bagian Timur. Mereka keberatan dengan kalimat sila pertama “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya.”

Akhirnya, para tokoh Islam pun sepakat mengubah sila tersebut menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Kemudian, hasil akhir rumusan dasar negara ini resmi disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Kapan sidang pertama BPUPKI digelar?
chevron-down

28 Mei-1 Juni 1945.

Siapa saja tokoh yang merumuskan dasar nagara?
chevron-down

Moh Yamin, Prof. Dr. Soepomo, dan Ir. Soekarno.

Kapan hasil rumusan dasar negara disahkan?
chevron-down

Pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI.