Konten dari Pengguna

Saat Imlek Tidak Boleh Pakai Baju Warna Apa? Ini Pantangan yang Perlu Diketahui

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi warna baju yang dilarang dipakai saat Imlek. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi warna baju yang dilarang dipakai saat Imlek. Foto: Pexels.

Dalam budaya masyarakat Tionghoa, ada beberapa warna baju yang pantang dipakai saat Tahun Baru karena dianggap bisa membawa sial. Lantas, saat Imlek tidak boleh pakai baju warna apa saja?

Masyarakat Tionghoa masih memegang teguh tradisi mereka hingga kini, termasuk dalam hal pemilihan warna pakaian saat Imlek. Beberapa warna pantang dipakai karena dipercaya dapat mendatangkan petaka selama satu tahun ke depan.

Untuk mengetahui warna terlarang dan pantangan-pantangan Imlek lainnya, simak ulasan berikut!

Warna Baju yang Tidak Boleh Dipakai saat Imlek

Ilustrasi warna baju yang dilarang dipakai saat Imlek. Foto: Pexels.

Saat perayaan Imlek, orang Tionghoa akan memakai baju dengan warna-warna cerah, seperti merah, kuning, dan emas. Namun dari ketiga warna tersebut, merah yang paling banyak digunakan.

Warna merah memiliki makna yang baik dalam budaya Cina. Dilansir dari Top China Travel, merah merupakan simbol untuk elemen api yang mewakili gairah, harapan, kebahagiaan, keberuntungan, dan kesejahteraan.

Selain itu, ada juga beberapa warna yang tidak dianjurkan dipakai saat Tahun Baru. Dikutip dari laman Discover Hongkong, masyarakat Tionghoa percaya bahwa memakai baju putih dan hitam akan mendatangkan kesialan.

Putih adalah warna yang melambangkan dukacita dan kesedihan karena warna ini digunakan saat ritual pemakaman di China. Sedangkan hitam dikaitkan dengan kegelapan dan kejahatan.

Pantangan saat Imlek

Ilustrasi Imlek. Foto: Pixabay.

Selain memakai baju monokrom, masih banyak tradisi Imlek lain yang perlu diperhatikan. Berikut hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat Imlek.

1. Sarapan bubur

Di China, bubur dikaitkan dengan kemiskinan. Oleh karena itu, orang-orang Tionghoa tidak akan sarapan bubur di hari Imlek untuk menghindari nasib buruk.

2. Memotong rambut

Memotong rambut juga tidak diperbolehkan saat Imlek. Dalam bahasa Kanton, rambut (发 fa) mempunyai karakter dan pelafalan yang sama dengan 'menjadi kaya' dalam frasa (gong xi fa cai).

Jadi, orang China percaya bahwa memotong rambut di Tahun Baru akan memangkas rezeki dan keberuntungan mereka.

3. Membersihkan rumah

Segala aktivitas membersihkan rumah dilarang saat Imlek. Biasanya, rumah akan dibersihkan beberapa hari sebelum pergantian tahun. Membuang sampah, menyapu lantai, atau mengepel lantai dipercaya dapat menghilangkan keberuntungan dan nasib baik dari dalam rumah.

4. Memecahkan piring

Memecahkan mangkuk, piring, gelas, vas, atau cermin selama Festival Musim Semi dipercaya dapat mendatangkan nasib buruk, kerugian finansial, atau perpecahan dalam keluarga.

5. Menggunakan pisau

Pantangan lain adalah menggunakan pisau dan gunting. Pisau dianggap dapat membawa sial dan membuat harta menipis di tahun yang akan datang.

(GLW)