Sejarah Cabor Sepak Bola di Olimpiade dan Daftar Pemenangnya dari Tahun ke Tahun

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tim sepak bola Indonesia dijadwalkan bertanding melawan Irak pada Kamis (2/5) untuk memperebutkan Juara 3 Piala Asia. Artinya, tinggal satu langkah lagi bagi Timnas U-23 untuk melenggang ke Olimpiade Paris 2024.
Jika menang lawan Irak, maka Indonesia otomatis mendapatkan golden ticket ke Olimpiade Paris 2024. Jika kalah, Timnas harus mengamankan posisinya dengan mengambil opsi play off melawan perwakilan Afrika di laga Guinea U23.
Peluang Indonesia cukup besar di kesempatan kali ini. Banyak rakyat Indonesia yang menaruh harapan agar Timnas U-23 mampu lolos ke Olimpiade Paris 2024 sebagai salah satu ajang bergengsi di kancah internasional.
Namun tahukah Anda, bagaimana sejarah cabor sepak bola di Olimpiade? Simak pembahasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.
Sejarah Cabor Sepak Bola di Olimpiade
Mengutip laman Stillmed Olympics, cabor (cabang olahraga) sepak bola pertama kali debut di Olimpiade pada tahun 1900 ketika kompetisi dilangsungkan di Paris. Saat itu, Britania Raya berhasil meraih medali emas pertama dan dinobatkan sebagai pemenang.
Sejak saat itu, setiap 4 tahun sekali, cabor sepak bola terus dipertandingkan di Olimpiade. Namun pada 1932, cabor ini dihentikan karena imbas dari perselisihan antara Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan FIFA mengenai regulasi amatir.
Perselisihan tersebut menyebabkan pertandingan sepak bola dihapus dari daftar. Kemudian, pada Olimpiade 1992 di Barcelona, IOC kembali mengizinkan pemain sepak bola profesional untuk berpartisipasi.
Pada saat itu batasan usia yang ditetapkan adalah 23 tahun. Namun, setiap tim diizinkan memiliki tiga pemain yang usianya lebih tua. Regulasinya sedikit berbeda dengan Piala Dunia karena Olimpiade bukanlah acara resmi FIFA.
Cabor sepak bola terus menunjukkan eksistensinya di Olimpiade. Hingga pada tahun 1996, sepak bola putri diperkenalkan sebagai cabang olahraga Olimpiade Atlanta.
Dikutip dari laman Britannica, Amerika Serikat memenangkan medali emas pertamanya pada saat itu. Kemudian, tim negara adidaya ini kembali memenangkan pertandingan pada tahun 2004, 2008, dan 2012.
Pada Olimpiade Tokyo 2020, 16 negara bersaing di cabor sepak bola putra dan 12 negara bersaing di sepak bola putri. Hingga kini, sepak bola telah menjadi cabor yang populer dan eksis di Olimpiade.
Daftar Pemenang Olimpiade dari Tahun ke Tahun
Dirangkum dari laman Olympics, berikut daftar pemenang cabor sepak bola Olimpiade dari masa ke masa:
Olimpiade 1900
Medali emas: Britania Raya
Medali perak: Prancis
Medali perunggu: Belgia
Olimpiade 1904
Medali emas: Kanada
Medali perak: Amerika Serikat
Medali perunggu: Amerika Serikat
Olimpiade 1908
Medali emas: Britania Raya
Medali perak: Denmark
Medali perunggu: Belanda
Olimpiade 1912
Medali emas: Inggris Raya
Medali perak: Denmark
Medali perunggu: Belanda
Olimpiade 1920
Medali emas: Belgia
Medali perak: Spanyol
Medali perunggu: Belanda
Olimpiade 1924
Medali emas: Uruguay
Medali perak: Swiss
Medali perunggu: Swedia
Olimpiade 1928
Medali emas: Uruguay
Medali perak: Argentina
Medali perunggu: Italia
Olimpiade 1936
Medali emas: Italia
Medali perak: Austria
Medali perunggu: Norwegia
Olimpiade 1948
Medali emas: Swedia
Medali perak: Yugoslavia
Medali perunggu: Denmark
Olimpiade 1952
Medali emas: Hungaria
Medali perak: Yugoslavia
Medali perunggu: Swedia
Olimpiade 1956
Medali emas: Uni Soviet
Medali perak: Yugoslavia
Medali perunggu: Bulgaria
Olimpiade 1960
Medali emas: Yugoslavia
Medali perak: Denmark
Medali perunggu: Hungaria
Olimpiade 1964
Medali emas: Hungaria
Medali perak: Cekoslavia
Medali perunggu: Jerman
Olimpiade 1968
Medali emas: Hungaria
Medali perak: Bulgaria
Medali perunggu: Jepang
Olimpiade 1972
Medali emas: Polandia
Medali perak: Hungaria
Medali perunggu: Uni Soviet
Olimpiade 1976
Medali emas: Jerman Timur
Medali perak: Polandia
Medali perunggu: Uni Soviet
Olimpiade 1980
Medali emas: Cekoslovakia
Medali perak: Jerman Timur
Medali perunggu: Uni Soviet
Olimpiade 1984
Medali emas: Prancis
Medali perak: Brasil
Medali perunggu: Yugoslavia
Olimpiade 1988
Medali emas: Uni Soviet
Medali perak: Brasil
Medali perunggu: Jerman Barat
Olimpiade 1992
Medali emas: Spanyol
Medali perak: Polandia
Medali perunggu: Ghana
Olimpiade 1996
Medali emas: Nigeria
Medali perak: Argentina
Medali perunggu: Brasil
Olimpiade 2000
Medali emas: Kamerun
Medali perak: Spanyol
Medali perunggu: Chile
Olimpiade 2004
Medali emas: Argentina
Medali perak: Paraguay
Medali perunggu: Italia
Olimpiade 2008
Medali emas: Argentina
Medali perak: Nigeria
Medali perunggu: Brasil
Olimpiade 2012
Medali emas: Meksiko
Medali perak: Brasil
Medali perunggu: Korea Selatan
Olimpiade 2016
Medali emas: Brasil
Medali perak: Jerman
Medali perunggu: Nigeria
Olimpiade 2020
Medali emas: Brasil
Medali perak: Spanyol
Medali perunggu: Meksiko
(MSD)
