Konten dari Pengguna

Sejarah, Fungsi, dan Tujuan Pembentukan WTO, Organisasi Perdagangan Dunia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi WTO. Foto: South China Morning Post
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi WTO. Foto: South China Morning Post

World Trade Organization (WTO) atau Organisasi Perdagangan Dunia adalah organisasi internasional yang mengatur perdagangan internasional. Tujuan pembentukan WTO yaitu untuk membuat perdagangan antarnegara semakin terbuka dengan penurunan hingga peniadaan hambatan tarif maupun non tarif.

WTO berjalan berdasarkan serangkaian perjanjian yang telah dinegosiasikan dan disepakati mayoritas negara di dunia. Tujuan perjanjian-perjanjian WTO ini untuk membantu produsen barang jasa serta eksportir dan importir dalam melakukan kegiatannya.

Pengambilan keputusan di WTO umumnya dilakukan berdasarkan konsensus oleh seluruh negara anggota. Artinya, kesepakatan yang diambil harus disetujui setiap negara anggota. Jika ada satu negara yang tidak setuju, maka kesepakatan tidak bisa diambil.

Sejarah WTO

Melansir situs resmi Kementerian Perdagangan, sejarah di balik pembentukan organisasi yang dibentuk pada 1995 ini berawal dari hancurnya perekonomian dunia pasca berakhirnya Perang Dunia II. Untuk menatanya kembali, beberapa negara sepakat membentuk lembaga perdagangan untuk mengatur perdagangan dunia.

Diawali dari negosiasi yang dikenal dengan “Uruguay Round” pada tahun 1986-1994. Dalam perundingan ini disepakati bahwa peran dan fungsi General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) digantikan oleh organisasi bernama World Trade Organization (WTO).

Saat ini WTO terdiri dari 154 negara anggota, di mana 117 di antaranya merupakan negara berkembang atau wilayah kepabeanan terpisah. Mengutip situs Kemenlu, saat ini WTO menjadi wadah negosiasi sejumlah perjanjian baru di bawah “Doha Development Agenda” (DDA) yang dimulai sejak 2001.

Tujuan WTO

Kantor Sekretariat Jenderal World Trade Organization (WTO) di Geneva, Swiss(Foto: wto.org)

Sebagai suatu organisasi internasional yang amat berperan penting dalam mengatur masalah perdagangan dunia, WTO didirikan dengan maksud menciptakan kesejahteraan bagi negara anggota melalui perdagangan internasional yang lebih bebas dan adil. Adapun tujuan dibentuknya WTO antara lain:

  • Meningkatkan standar hidup masyarakat dunia.

  • Menjamin terciptanya lapangan kerja.

  • Meningkatkan penghasilan secara realistis.

  • Meningkatkan produksi dan perdagangan barang/jasa.

  • Mengoptimalkan serta melindungi pemanfaatan sumber daya dunia dan lingkungan alam.

Fungsi WTO

Fungsi utama dari WTO adalah sebagai wadah bagi anggotanya untuk melakukan perundingan perdagangan. WTO juga mengadministrasikan hasil perundingan dan peraturan-peraturan perdagangan internasional. Selain itu, masih ada beberapa fungsi WTO yang juga perlu diketahui, yakni:

  • Mengatur perjanjian antarnegara dalam perdagangan.

  • Mendorong arus perdagangan antarnegara dengan mengurangi dan menghapus hambatan yang dapat mengganggu kelancaran arus perdagangan barang dan jasa.

  • Memfasilitasi perundingan dengan menyediakan forum negosiasi yang lebih permanen.

  • Menyelesaikan sengketa dagang.

  • Sebagai forum untuk melakukan perundingan di antara anggotanya terkait dengan isu yang diatur dalam perjanjian WTO.

  • Memonitor kebijakan perdagangan dari masing-masing negara anggota.

  • Memberikan bantuan kepada negara-negara berkembang.

  • Bekerja sama dengan organisasi-organisasi internasional seperti International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia (World bank) untuk mencapai sinkronisasi dan konsistensi dalam pembuatan kebijakan ekonomi global.

(ADS)