Sejarah Hari Bhakti Transmigrasi yang Diperingati Setiap 12 Desember

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak banyak yang tahu bahwa 12 Desember diperingati sebagai Hari Bhakti Transmigrasi. Yang dimaksud transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah yang padat penduduk ke daerah lain di wilayah Indonesia. Warga yang melakukan transmigrasi disebut sebagai transmigran.
Penetapan 12 Desember sebagai Hari Bhakti Transmigrasi bukan merupakan suatu kebetulan. Sejarah mencatat pada 12 Desember 1950 pemerintah Indonesia menyelenggarakan program transmigrasi yang pertama dengan memberangkatkan 25 Kepala Keluarga dengan total 98 jiwa. Lokasi awal saat itu adalah Lampung dan ke Lubuk Linggau.
Transmigrasi sebenarnya program yang dirintis pemerintah kolonial Belanda sejak awal abad 19. Kala itu tujuannya adalah menyediakan tenaga kerja di kawasan perkebunan di luar Pulau Jawa. Gagasan tentang transmigrasi untuk kesejahteraan masyarakat kemudian dicetuskan oleh para pendiri bangsa.
Ir Soekarno telah menyinggung soal transmigrasi melalui tulisannya di Harian Soeloeh Indonesia pada 1927. Kemudian dalam Konferensi Ekonomi di Yogyakarta pada 1946, Mohammad Hatta menyebutkan pentingnya transmigrasi untuk mendukung pembangunan industrialisasi di luar Jawa.
Dikutip dari laman Disnakertrans, transmigrasi memiliki beberapa tujuan, yakni:
Pemerataan dan persebaran penduduk
Peningkatan taraf hidup para transmigran di daerah transmigrasi
Pengolahan sumber daya alam yang selama ini belum tersentuh dan berada di daerah baru atau daerah tujuan transmigrasi
Penyediaan lapangan pekerjaan bagi para transmigran di daerah transmigrasi
Pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia
Peningkatan persatuan dan kesatuan bangsa
Peningkatan pertahanan dan keamanan nasional
(ERA)
