Sejarah Hari Koperasi Nasional yang Diperingati Setiap 12 Juli

Berita Hari Ini
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
12 Juli 2021 9:35 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi sejarah Hari Koperasi Nasional. Foto: Dekopin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah Hari Koperasi Nasional. Foto: Dekopin
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Hari ini, Senin (12/7), seluruh masyarakat Indonesia memperingati Hari Koperasi Nasional atau Harkopnas 2021 secara serentak. Peringatan Harkopnas yang ke-74 ini memiliki sejarah panjang di baliknya.
ADVERTISEMENT
Mengutip laman resmi Dewan Koperasi Indonesia, tanggal 12 Juli dipilih karena bertepatan dengan Kongres Gerakan Koperasi Pertama di Tasikmalaya yang diselenggarakan pada tanggal 12 Juli 1947.
Tahun ini, tema Hari Koperasi Nasional ke-74 adalah “Transformasi Digital Koperasi Menuju Bisnis Modern yang Kuat dan Bermartabat” dengan tagline “Digitalisasi Menuju Koperasi Modern”.
Meski masih masa pandemi, Dewan Koperasi Indonesia tetap menggelar sejumlah acara untuk memperingati Harkopnas ke-74, antara lain:
ADVERTISEMENT

Sejarah Hari Koperasi Nasional

logo koperasi Indonesia. Foto: seeklogo.com
Hadirnya koperasi di Indonesia diawali pada tanggal 16 Desember 1886. Saat itu, R. Aria Wiraatmadja, Patih Purwokerto, mendirikan Hulp en Spaarbank, sebuah lembaga koperasi yang bertujuan untuk menolong kaum priayi dari lintah darat.
Upaya tersebut didukung penuh oleh kalangan pejabat pemerintahan kolonial. Sejak saat itulah, koperasi mulai aktif dioperasikan dan menjadi bagian dari pelaksanaan politik etis.
Setelah 22 tahun berjalan, tepatnya pada tahun 1908, perkembangan koperasi sebagai gerakan rakyat mulai muncul. Gerakan tersebut dimotori oleh Boedi Oetomo dan ditandai dengan pendirian koperasi rumah tangga.
Pada tahun 1913, kehidupan berkoperasi di kalangan pedagang dan pengusaha tekstil bumi putra dibangkitkan oleh Syarikat Dagang Islam. Sementara itu, pada tahun 1927 kelompok Studie Club (Persatuan Bangsa Indonesia) memelopori kegiatan gerakan koperasi sebagai wahana pendidikan ekonomi dan nasionalisme kebangsaan.
ADVERTISEMENT
Berbagai gerakan koperasi yang terpencar itu akhirnya berhasil dipersatukan setelah Indonesia merdeka. Tepatnya pada tanggal 12 Juli 1947, masyarakat koperasi menggelar Kongres Gerakan Koperasi Pertama di Tasikmalaya.
Kongres tersebut menghasilkan 10 keputusan. Di antaranya yaitu pembentukan sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI), menetapkan asas gotong royong koperasi, dan menetapkan tanggal 12 Juli sebagai Hari Koperasi yang harus diperingati setiap tahun.
(ADS)