News12 Agustus 2020 11:43

Sejarah Hari Remaja Internasional yang Diperingati Setiap 12 Agustus

Konten kiriman user
Sejarah Hari Remaja Internasional yang Diperingati Setiap 12 Agustus (19948)
Hari Remaja Internasional. Foto: Pexels
Pada tahun 1998, PBB mencetuskan International Youth Day atau Hari Remaja Internasional. Perayaan dilakukan pertama kali pada 2000 dan selanjutnya dirayakan dengan tema yang berbeda-beda. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap peran remaja
ADVERTISEMENT
Selain menjadi hari peringatan buat para remaja di dunia, Hari Remaja Internasional juga dijadikan ajang untuk saling memberikan ilmu pengetahuan dan informasi. Tema yang diusung setiap tahun biasanya berkaitan dengan isu kesehatan, perubahan iklim, dan kemiskinan secara global.
Setiap tahun, peringatan Hari Remaja Internasional dirayakan dengan berbagai cara seperti konser, lokakarya, acara budaya, hingga konferensi yang melibatkan berbagai pihak.
Tema Hari Remaja Internasional
  • Pemuda dan Kesehatan Mental (2014)
  • Youth and Civic Engagement (2015)
  • The Road to 2030: Eradicating Poverty and Achieving Sustainable Consumption and Production (2016)
  • Youth and Building Place (2017)
  • Safe Space for Youth (2018)
  • Transforming Education (2019)
Dikutip dari laman PBB, tema tahun ini adalah Keterlibatan Remaja dalam Aksi Global. Tema ini dipilih untuk menyoroti cara keterlibatan remaja di tingkat lokal, nasional, dan global dalam memperkaya kelembagaan. Selain itu, tema ini juga untuk melihat bagaimana meningkatkan partisipasi remaja dalam politik kelembagaan formal secara signifikan.
ADVERTISEMENT
Melibatkan para remaja dalam mekanisme politik formal dapat meningkatkan keadilan proses politik dengan mengurangi defisit demokrasi. Selain itu, peran remaja juga bisa berkontribusi pada kebijakan yang lebih baik serta memiliki kepentingan simbolis yang dapat memulihkan kepercayaan kepada lembaga publik, khususnya di kalangan remaja.
Salah satu contoh tantangan yang dihadapi seluruh dunia saat ini adalah pandemi COVID-19 dan perubahan iklim. Dua isu ini membutuhkan tindakan dan partisipasi aktif para remaja untuk ditangani dengan efektif.
Lalu, visi misi Hari Remaja Internasional 2020 juga menjelaskan kebutuhan untuk memungkinkan keterlibatan golongan muda dengan membuat institusi lokal, nasional, dan global yang lebih inklusif. Tujuannya untuk memperkuat kapasitas mereka untuk mencapai aksi global.
Tema ini dinilai sejalan dengan Agenda 2030 PBB untuk Pembangunan Berkelanjutan yang memiliki 17 tujuan dan 169 target sebagai rencana aksi global.
ADVERTISEMENT
(FEP)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white