Konten dari Pengguna

Sejarah Hari Vegetarian Dunia yang Diperingati 1 Oktober, Apa Tujuannya?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi makanan vegetarian. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan vegetarian. Foto: Freepik

Tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Vegetarian Sedunia. Vegetarian sendiri merupakan pola makan yang tidak menyertakan daging segala jenis hewan, namun masih mengonsumsi produk hewani seperti susu dan telur.

Istilah vegetarian mulai diperkenalkan oleh Joseph Brotheron di Inggris pada tahun 1847 dan digunakan oleh komunitas The Vegetarian Society. Sebagai informasi, pola makan berbasis nabati sebenarnya bukanlah hal baru. Filsuf Yunani, Pythagoras, diketahui tidak memakan daging hewan karena alasan etika.

Dikutip dari Encyclopedia of World Environmental History, dalam ajaran Jainisme dan Budda terdapat ajaran ahimsa yang menekankan kasih sayang agar tidak menyebabkan penderitaan terhadap makhluk hidup lainnya.

Para pengikut ajaran ini percaya bahwa mereka dapat mencapai pencerahan dengan mengalahkan nafsu, termasuk nafsu mengonsumsi binatang. Sebab, nafsu tersebut dinilai dapat membawa seseorang pada tindakan kekerasan dan kesenangan diri sendiri.

Banyak orang yang kemudian beralih menjadi vegetarian dengan alasan yang beragam. Misalnya alasan kesehatan, etika, serta masalah lingkungan. Karena pola makan ini tidak terlalu populer, bahkan kerap dianggap aneh, maka dibuatlah peringatan Hari Vegetarian.

Ide ini dicetuskan oleh North American Vegetarian Society (NAVS) pada 1977 dan disahkan oleh International Vegetarian Union pada 1978. Dikutip dari laman NAVS, tujuan diselenggarakannya Hari Vegetarian adalah untuk memasyaraatkan vegetarianisme dan menginformasikan tentang manfaat vegetarian dari segi etika, lingkungan, kesehatan, dan kemanusiaan.

(ERA)