Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
Sejarah Jumat Agung yang Jadi Peringatan Kematian Yesus Kristus
31 Maret 2021 18:49 WIB
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Dalam hitungan hari, umat Kristen dan Katolik di seluruh dunia akan memperingati Jumat Agung . Ini merupakan peringatan akan kematian Tuhan Yesus Kristus di kayu salib sebelum kebangkitan-Nya pada hari yang ketiga.
ADVERTISEMENT
Perayaan Jumat Agung selalu jatuh pada hari Jumat sebelum Paskah. Tahun ini, Jumat Agung akan diperingati pada Jumat, 2 April 2021. Sementara itu perayaan Paskah sendiri jatuh pada Minggu, 4 April 2021.
Sejarah Jumat Agung
Setelah mengambil bagian dalam perjamuan, Yesus pergi ke Taman Getsemani dan berdoa kepada Bapa. Sementara itu murid-murid lain tidur di dekat-Nya.
Doa yang dinaikkan Yesus dimuat dalam Matius 26:39 yang berbunyi:
"Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
ADVERTISEMENT
Dalam hal ini, Kristus sudah mengetahui bahwa dia akan menanggung dosa umat manusia. Cawan yang diucapkan dalam doa mengandung arti kematian dengan penyaliban.
Setelah berdoa, Yesus ditangkap karena salah satu murid-Nya, Yudas, menjual Yesus. Akhirnya, Yesus dibawa ke Pontius Pilatus dan dijatuhi hukuman mati. Pilatus sebenarnya tidak menganggap Yesus bersalah, namun ia menjatuhi hukuman karena permintaan banyak orang.
Sebelum disalib, Yesus disiksa dengan luar biasa. Ia dicambuk, dipukul, dan dipakaikan mahkota duri di kepala-Nya. Dia juga dipaksa memikul salib sendiri, namun karena terlalu lelah, Simon dari Kirene terpaksa memikul salib itu untuk Yesus.
Setelah itu, Yesus dibawa ke Kalvari atau Bukit Golgotha untuk disalibkan. Tentara menancapkan paku di pergelangan tangan dan kaki-Nya. Kemudian, Yesus disalibkan di bukit tersebut.
ADVERTISEMENT
Pada jam tiga sore, Yesus meninggal di kayu salib dan dikuburkan dalam makam yang disegel dengan batu besar. Namun pada hari yang ketiga, makam Yesus kosong. Sebab, Dia telah bangkit dan mengalahkan kuasa maut.
Mengutip situs Time and Date, Jumat Agung dilambangkan dengan salib yang menjadi cara Yesus mati. Selain itu, Jumat Agung dilambangkan dengan kain hitam yang digunakan sebagai tanda berkabung.
(GTT)