Sejarah Muharram Ditetapkan Sebagai Awal Tahun Baru Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Muharram menjadi bulan pertama yang ada di dalam kalender Hijriah atau kalender Islam. Bulan Muharram hingga kini terus berfluktuasi dalam kalender Hijriah bergantung pada siklus bulan yang mengelilingi bumi.
Tahun ini, 1 Muharram jatuh pada Kamis (20/8), di mana umat Muslim akan menyambut tahun baru Islam ke-1442. Maka dari itu, umat Islam dianjurkan melakukan sederet amalan untuk memperoleh pahala.
Muharram ditetapkan menjadi bulan pertama dalam kalender Hijriah karena bulan ini dianggap sebagai bulan yang suci. Orang-orang Arab zaman dulu diharamkan untuk melakukan perang di bulan ini. Bahkan, kesucian bulan ini juga dibuktikan dengan adanya beberapa momen penting bagi umat Muslim.
Salah satunya perjalanan hijrah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah pada 622 Masehi. Tak heran bila 622 Masehi menjadi tahun pertama yang mengawali kalender Hijriah.
Penanggalan Tahun Baru Islam dalam kalender Hijriah ini ternyata baru dimulai 6 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW oleh salah satu sahabatnya, Umar bin Khattab RA. Kala itu, Umar bermusyawarah bersama para sahabat yang lain, Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib untuk menjadikan peristiwa hijrah Rasulullah sebagai penanda awal tahun baru Islam.
Selain hijrah Rasulullah, terbelahnya laut merah dalam kisah Nabi Musa AS untuk menyelamatkan diri dari Fir'aun juga termasuk dalam momen penting yang terjadi di bulan Muharram.
(Rav)
