Konten dari Pengguna

Sejarah Peringatan Hari Pohon Sedunia yang Jatuh pada 21 November

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hari Pohon Sedunia. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hari Pohon Sedunia. Foto: Unsplash

Hari Pohon Sedunia diperingati pada tanggal 21 November setiap tahunnya. Perayaan Hari Pohon ini merupakan momentum yang paling tepat untuk mengingat dan menyadari betapa pentingnya peran pohon bagi kehidupan manusia.

Mengutip buku Komunitas Bumi: Etika Bumi karya Larry L. Rasmussen, pohon merupakan kebutuhan dasar segala makhluk hidup di muka bumi. Beberapa manfaat pohon di antaranya memproduksi oksigen, menyediakan air bersih, menurunkan pencemaran udara, dan masih banyak lagi.

Dengan adanya Hari Pohon Sedunia, masyarakat diharapkan mampu menghargai dan menjaga kelestarian pohon di lingkungan sekitarnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengampanyekan gerakan menanam pohon pada hari peringatan tersebut.

Sejarah Hari Pohon Sedunia

Ilustrasi sejarah Hari Pohon Sedunia. Foto: Unsplash

Dihimpun dari laman Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sejarah lahirnya Hari Pohon Sedunia berasal dari gagasan seorang aktivis pecinta alam Amerika Serikat yang bernama Julius Sterling Morton.

Pada 1854, Julius dan istrinya, Caroline Joy French, pindah dari Michigan ke Nebraska. Wilayah Nebraska saat itu baru terbentuk, belum banyak penghuni, dan tidak ada pohon sama sekali.

Julius kemudian berusaha mendorong warga di lingkungannya untuk menanam pohon dalam rangka melestarikan dan memperindah wilayah pemukiman tersebut.

Kegiatan bermanfaat yang dipelopori oleh Julius ini terus berlangsung selama belasan tahun. pada 10 April 1872, Julius mengusulkan agar masyarakat menyisihkan satu hari tertentu untuk menanam pohon. Usulan tersebut disepakati oleh pemerintah setempat hingga akhirnya 21 November ditetapkan sebagai Hari Pohon Sedunia.

Perayaan Hari Pohon Sedunia pertama kali diselenggarakan di Spanyol. Masyarakat dari berbagai kalangan turut berpartisipasi melakukan gerakan penanaman pohon dengan tujuan mengurangi risiko pemanasan global, mencegah banjir, menjaga keseimbangan ekosistem, dan masih banyak lagi.

Cara Memperingati Hari Pohon Sedunia

Ilustrasi kegiatan Hari Pohon Sedunia. Foto: Unsplash

Hari Pohon Sedunia dapat diperingati dengan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk lingkungan. Dirangkum dari laman Australian Fundraising dan sumber lain, berikut ini beberapa rekomendasi kegiatan untuk memperingati Hari Pohon Sedunia:

  • Melakukan gerakan penanaman pohon atau tumbuhan hijau di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

  • Menyelenggarakan kegiatan fundraising atau konser amal dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia.

  • Mengedukasi diri sendiri maupun orang lain mengenai pentingnya pohon melalui kegiatan menyenangkan seperti pameran, lomba melukis, dan lain sebagainya.

  • Membersihkan area lahan hijau, hutan, pegunungan dari sampah-sampah yang berserakan.

  • Membagikan informasi mengenai Hari Pohon Sedunia setiap 21 November di media sosial masing-masing.

  • Memasang twibbon Hari Pohon Sedunia setiap 21 November dengan ucapan selamat.

(AAA)

Frequently Asked Question Section

Hari Pohon Sedunia tanggal berapa?

chevron-down

Hari Pohon Sedunia diperingati pada 21 November setiap tahunnya.

Mengapa kita harus memperingati Hari Pohon Sedunia?

chevron-down

Dengan adanya Hari Pohon Sedunia, masyarakat diharapkan mampu menghargai dan menjaga kelestarian pohon di lingkungan sekitarnya.

Apa yang dilakukan pada Hari Pohon Sedunia?

chevron-down

Ada berbagai macam kegiatan yang dapat dilakukan untuk memperingati Hari Pohon Sedunia, salah satunya dengan melakukan gerakan penanaman pohon di lingkungan sekitar.