Sejarah, Peristiwa, dan Panduan Doa Rosario untuk Umat Katolik

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Katolik memandang doa Rosario sebagai doa yang penuh kuasa untuk perdamaian dan keluarga. Doa ini juga menjadi renungan atas peristiwa-peristiwa yang dialami Tuhan Yesus Kristus.
Mengutip buku Pendidikan Agama Katolik tulisan Agnes Ika Dewi dan Sugeng AP, doa Rosario yang didaraskan bersama keluarga akan mempersatukan mereka dengan keluarga Kudus, membawa harapan kepada Tuhan, dan memusatkan perhatian kepada kehidupan Yesus Kristus.
Lantas, apa itu doa Rosario? Bagaimana cara mendaraskannya? Untuk mengetahuinya, simak pembahasan berikut.
Apa Itu Doa Rosario?
Menurut Frederiek Djara Wellem (2004) dalam buku Kamus Sejarah Gereja, doa Rosario adalah doa umat Katolik yang memuat 15 peristiwa dalam sejarah keselamatan Injil.
Doa Rosario juga menjadi devosi kepada Tuhan melalui devosi kepada Bunda Maria. Yang paling utama, doa ini dapat mendekatkan umat kepada Tuhan.
Doa yang dipopulerkan oleh Santo Domunikus ini terdiri dari beberapa peristiwa, yaitu lima peristiwa gembira, lima peristiwa sedih, lima peristiwa mulia, dan lima peristiwa terang.
Biasanya, umat Katolik menggunakan kalung Rosario ketika mendaraskan doa ini. Rosario merupakan kalung yang terdiri dari 59 manik-manik salib beserta medali.
Sejarah Singkat Doa Rosario
Seperti yang dibahas sebelumnya, doa Rosario dipopulerkan oleh Domunikus dan para Dominikan. Kemudian, para awam mulai menyebarluaskan doa ini dengan 150 doa Salam Maria sesuai 150 doa Mazmur yang didaraskan pertapa di biara.
Doa Rosario disederhanakan menjadi 50-an doa Salam Maria menjelang abad XV. Doa ini dapat dinaikkan dengan mengambil peristiwa-peristiwa Tuhan Yesus Kristus, yakni gembira, sedih, dan mulia.
Beberapa tahun silam, Bapak Suci Yohanes Paulus II menambahkan peristiwa baru, yaitu peristiwa terang. Peristiwa ini mengajak umat untuk merenungkan karya Yesus Kristus dari momen pembaptisan hingga pemuliaan-Nya dalam bentuk Ekaristi.
Peristiwa-peristiwa doa Rosario
Menurut RD. Fransiskus Emanuel Da Santo dalam buku Hendak Berlindung: 40 Ibadat Doa Rosario, doa Rosario terdiri dari beberapa peristiwa, antara lain adalah:
1. Peristiwa-peristiwa Gembira
Didoakan pada hari Senin, Sabtu, selama masa Adven, dan Natal.
Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel (Lukas 1:26-38).
Maria mengunjungi Elisabeth, saudarinya (Lukas 1:39-45).
Yesus dilahirkan di Betlehem (Lukas 2:1-7).
Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah (Lukas 2:22-40).
Yesus diketemukan dalam Bait Allah (Lukas 2:41-52).
2. Peristiwa-peristiwa Sedih
Didoakan pada hari Selasa, Jumat, dan selama Masa Prapaskah.
Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di surga dalam sakratul maut (Lukas 22:39-46).
Yesus didera (Yohanes 19:1).
Yesus dimahkotai duri (Yohanes 19:2-3).
Yesus memanggul salib-Nya (ke Gunung Kalvari) (Lukas 22:26-32).
Yesus wafat di salib (Lukas 23:44-49).
3. Peristiwa-peristiwa Mulia
Didoakan pada hari Rabu, Minggu, dan selama masa Paskah.
Yesus bangkit dari kematian (Lukas 24:1-12).
Yesus naik ke surga (Lukas 24:50-53).
Roh Kudus turun atas para rasul (Kisah Para Rasul 2:1-13).
Maria diangkat ke surga (1 Korintus 15:23; Denzinger-Schönmetzer 3903).
Maria dimahkotai di surga (Wahyu 12:1, Denzinger-Schönmetzer 3913-3917).
4. Peristiwa-peristiwa Terang
Didoakan pada hari Kamis.
Yesus di baptis di Sungai Yordan (Matius 3:16-17)
Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta pernikahan di Kana (Yohanes 2:11)
Yesus memberitakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan (Matius 4:17-23)
Yesus menampakkan kemuliaan-Nya (Matius 17:2-5)
Yesus menetapkan Ekaristi (Markus 14:22-24)
Panduan Doa Rosario
Untuk mendaraskan doa Rosario beserta peristiwa, umat dapat mengikuti panduan doa sebagai berikut:
1. Tanda Salib
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
2. Doa Aku Percaya
Aku percaya akan Allah, Bapa Yang Maha Kuasa, pencipta langit dan bumi; dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita; yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria;
yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus; disalibkan, wafat dan dimakamkan; yang turun ke tempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati;
yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa; dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang Kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin.
3. Doa Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
4. Doa Bapa Kami
Bapa kami yang ada di surga, Dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya. Amin.
5. Salam Putri Allah Bapa, Salam Maria,
Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu, terpujilah engkau di antara wanita, dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria , bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini sekarang dan waktu kami mati. Amin.
6. Salam, Bunda Allah Putra,
Salam Maria ….
7. Salam, Mempelai Allah Roh Kudus,
Salam Maria ….
8. Doa Kemuliaan
9. Doa Terpujilah
Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya. Amin.
(Pilih salah satu peristiwa Rosario yang akan didaraskan: Gembira, Sedih, Mulia, atau Terang).
10. Peristiwa yang Pertama
11. Doa Bapa Kami
12. Salam Maria (10 kali)
13. Doa Kemuliaan
14. Doa Terpujilah
15. Doa Fatima
Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka,
dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, terlebih jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman Mu. Amin.
16. Peristiwa yang Kedua
17. Doa Bapa Kami
18. Salam Maria (10 kali)
19. Doa Kemuliaan
20. Doa Terpujilah
21. Doa Fatima
22. Peristiwa yang Ketiga
23. Doa Bapa Kami
24. Salam Maria (10 kali)
25. Doa Kemuliaan
26. Doa Terpujilah
27. Doa Fatima
28. Peristiwa yang Keempat
29. Doa Bapa Kami
30. Salam Maria (10 kali)
31. Doa Kemuliaan
32. Doa Terpujilah
33. Doa Fatima
34. Peristiwa yang Kelima
35. Doa Bapa Kami
36. Salam Maria (10 kali)
37. Doa Kemuliaan
38. Doa Terpujilah
39. Doa Fatima
40. Doa Penutup
Salam, Ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini.
Ya Ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangMu yang besar kepada kami. Dan Yesus, PuteraMu yang terpuji itu, semoga Kau tunjukkan kepada kami. O Ratu, O ibu, O Maria, Bunda Kristus.
Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah. Supaya kami dapat menikmati Janji Kristus.
Marilah Berdoa : “Ya Allah, Putera-Mu telah memperoleh bagi kami ganjaran kehidupan kekal melalui hidup, wafat dan kebangkitan-Nya.
Kami mohon, agar dengan merenungkan misteri Rosario Suci Santa Perawan Maria, kami dapat menghayati maknanya dan memperoleh apa yang dijanjikan. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.”
41. Tanda Salib
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Doa Rosario untuk Agama Apa?

Doa Rosario untuk Agama Apa?
Doa Rosario merupakan doa renungan yang dipanjatkan oleh umat Katolik.
Peristiwa Rosario Ada Berapa?

Peristiwa Rosario Ada Berapa?
Ada empat peristiwa dalam doa Rosario, di antaranya peristiwa gembira, sedih, mulia dan terang.
Apa Guna Doa Rosario?

Apa Guna Doa Rosario?
Doa Rosario yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh dapat mendekatkan serta memusatkan diri kepada Yesus.
