Konten dari Pengguna

Sejarah Tahun Baru Islam dan Penanggalannya dalam Kalender Hijriyah

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Masjid. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Masjid. Foto: Pixabay

Tahun baru Islam jatuh pada tanggal 1 Muharram dalam penanggalan hijriyah. Tahun ini menjadi peristiwa penting yang memiliki hikmah luar biasa bagi umat Muslim.

Di momen tahun baru Islam, sejarah peradaban dan budaya umat manusia mengalami perubahan yang drastis. Umat yang semula amoral menjadi berakhlak, dan yang semula jahiliyah menjadi islamiyah.

Semua itu terjadi usai peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. Bagaiamana sejarah tahun baru Islam yang sebenarnya? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.

Sejarah Tahun Baru Islam

Sejarah tahun baru Islam dimulai ketika kalender penanggalan hijriyah diciptakan. Mengutip buku Di Balik 7 Hari Besar Islam oleh KH. Muhammad Solikhin, kalender penanggalan hijriyah ini diciptakan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khatab.

Ilustrasi kajian filsafat di Masjid Jendral Sudirman Yogya. Foto: Indra Fauzi/kumparan

Dalam kitabnya Fathul Bari (7/268), Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani menyebutkan secara detail runutan kejadian lahirnya penanggalan hijriyah tersebut. Beliau mengatakan bahwa nama-nama bulan seperti Syawal, Syaban, dan Ramadhan telah dikenal oleh bangsa Arab sebelum kedatangan Nabi Muhammad SAW.

Hingga akhirnya setelah 2 tahun masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Khatab, ia mendapatkan kiriman surat dari salah satu gubernurnya, yaitu Abu Musa al-Asy'ari. Abu Musa mengadu bahwa ia merasa kebingungan karena banyak surat Sayyidina Umar yang datang tanpa disertai tanggalnya.

Sehingga ia bingung menentukan antara surat yang baru dan yang sudah lama. Karena itu, ia menyarankan Sayyidina Umar untuk membuat sistem penanggalan pada kalender hijriyah.

Mendapat aduan tersebut, akhirnya Sayydina Umar memanggil semua staf dan orang penting lainnya untuk berdiskusi merumuskan sistem penanggalan. Setelah sepakat bahwa mereka harus memiliki standarisasi penanggalan, mereka kemudian berselisih untuk menentukan kapan tahun pertama itu akan dimulai.

Ilustrasi kalender Foto: Shutter Stocks

Mengutip buku Sejarah Pembentukan Kalender Hijriyah oleh Ahmad Zarkasih, Lc., ada yang mengusulkan tahun pertama dimulai pada tahun Gajah. Ada juga yang mengusulkan di tahun wafatnya Nabi Muhammad, di tahun Nabi diangkat menjadi Rasul, dan di tahun hijrahnya Nabi dari Mekkah ke Madinah.

Dari empat opsi ini, akhirnya Sayyidina Umar memutuskan untuk memulai di tahun hijrahnya Nabi dari Mekkah ke Madinah. Keputusan ini didasarkan pada usulan sayyidina Utsman dan Ali RA.

Setelah itu, mereka kembali berdiskusi untuk menentukan awal bulan penanggalan hijriyah. Di diskusi ini, Sayyidina Umar memilih bulan Muharram sebagai bulan pertama dari susunan tahun hijriyah.

Selain karena rekomendasi Sayyidina Utsman, beliau memilih Muharram dengan alasan bahwa muqadimah (permulaan) Hijrah terjadi sejak bulan Muharram. Beliau mengatakan bahwa wacana hijrah itu muncul setelah beberapa sahabat membaiat Nabi.

Baiat itu terjadi di penghujung bulan dzulhijjah dan semangat baiat itu mengantarkan kaum Muslim untuk berhijrah dari Mekkah ke Madinah. Karena itu beliau memilih Muharram sebagai bulan pertama di penanggalan kalender hijriyah.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana sejarah tahun baru Islam dimulai?

chevron-down

Sejarah tahun baru Islam dimulai saat sistem penanggalan kalender hijriyah diciptakan yaitu pada masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Khatab, tepatnya pada tahun 17 H.

Bulan apa yang menjadi awal dalam penanggalan tahun hijriyah?

chevron-down

Bulan Muharram menjadi awal dalam penanggalan kalender hijriyah. Sebab di bulan ini, permulaan hijrah Nabi Muhammad SAW dilakukan.

Kapan tahun hijriyah dimulai?

chevron-down

Tahun hijriyah dimulai ketika Rasulullah SAW beserta umat Muslim melakukan hijrah dari Mekkah ke Madinah.