Konten dari Pengguna

Sejarah Tragedi Munich 1958 yang Menewaskan 8 Pemain Manchester United

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tragedi munich 1958. Foto: wikipedia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tragedi munich 1958. Foto: wikipedia

Pada hari ini (6/2), tepatnya 64 tahun yang lalu, Tragedi Munich 1958 menggemparkan jagat sepak bola. Sebanyak 8 pemain Manchester United tewas usai mengalami kecelakaan pesawat yang diakibatkan oleh kelalaian pilot.

Peristiwa ini bermula ketika klub Manchester United menyelesaikan laga perempat final Piala Eropa di Yugoslavia. Setelah memastikan lolos ke babak final, klub Red Devil ini pun memutuskan untuk kembali ke Inggris.

Mereka menyewa pesawat Airspeed Ambassador milik British European Airways. Dikendarai oleh pilot bernama James Thain, klub Manchester United beserta tim berangkat menuju Manchester, Inggris.

Di tengah perjalanan, pesawat yang ditumpangi oleh Manchester United harus mengalami kecelakaan besar. Peristiwa tersebut setidaknya menewaskan 23 orang. Bagaimana kronologi kejadiannya?

Sejarah Tragedi Munich 1958

Bicara soal sejarah Tragedi Munich 1958, tentu tidak terlepas dari rasa duka dan kehilangan. Hampir setengah pemain Manchester United, kru, jurnalis, dan fans turut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Pesawat airspeed ambassador. Foto: wikipedia

Saat singgah di Munich, Jerman, untuk mengisi bahan bakar, pesawat yang ditumpangi oleh klub Manchester United sempat gagal lepas landas sebanyak dua kali. Melihat kondisi tersebut, pilot James Thain disarankan untuk bermalam sejenak sambil menunggu badai salju reda.

Namun, karena tidak ingin ketinggalan jadwal pertandingan, James Thain pun memaksakan percobaan penerbangan ketiga. Sayang, percobaan tersebut gagal karena mesin pesawat kehilangan daya angkatnya. Salju yang sangat tebal juga turut menjadi penyebabnya.

Pesawat pun oleng tak terarah melewati ujung landasan. Kemudian, pesawat menabrak pagar, pepohonan, dan sejumlah bangunan yang ada di sekitarnya hingga sayapnya hancur.

Mengutip laman Manchester United, sebanyak 22 korban dinyatakan tewas seketika dalam tragedi tersebut termasuk 7 pemain Manchester United. Kemudian, 1 pemain lainnya dinyatakan tewas setelah dirawat akibat luka parah dan kritis.

Sementara itu, pelatih kepala MU, Matt Busby, menderita cedera parah dan berada dalam kondisi kritis selama berminggu-minggu. Pilot James Thain selamat dari kecelakaan itu.

Logo Manchester United. Foto: Shutter Stock

Ia sempat dinyatakan bersalah oleh otoritas penerbangan Jerman. Tapi, investigasi lanjutan yang dilakukan pihak Inggris menyatakan James Thain bebas dari tuduhan.

Melansir Sky News, berikut nama-nama korban yang tewas dalam Tragedi Munich 1958:

Pemain Manchester United

  • Roger Byrne (kapten klub)

  • Mark Jones

  • Duncan Edwards

  • Tommy Taylor

  • Eddie Colman

  • Liam Whelan

  • David Pegg

  • Geoff Bent

Pengurus klub Manchester United

  • Walter Crickmer (sekretaris)

  • Bert Whalley (pelatih)

  • Tom Curry (pelatih)

  • Jurnalis Alf Clarke (Manchester Evening Chronicle)

  • Don Davies (Manchester Guardian)

  • George Follows (Daily Herald)

  • Tom Jackson (Manchester Evening News)

  • Archie Ledbrooke (Daily Mirror)

  • Henry Rose (Daily Express)

  • Eric Thompson (Daily Mail)

  • Frank Swift (News of the World)

Korban lainnya

  • Kenneth Rayment (ko-pilot)

  • Bela Miklos (agen travel)

  • Willie Satinoff (fans)

  • Tom Cable (pramugara)

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Kapan Tragedi Munich terjadi?

chevron-down

6 Februari 1958.

Berapa banyak korban yang meninggal dalam Tragedi Munich 1958?

chevron-down

23 orang, 8 di antaranya adalah pemain Manchester United.

Apa penyebab kecelakaan pesawat pada Tragedi Munich 1958?

chevron-down

Kerusakan mesin akibat tumpukan salju yang tebal.