Seni Makrame: Pengertian, Jenis Tali, dan Macam-macam Simpul Dasarnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
28 Juli 2021 8:01
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi seni makrame. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seni makrame. Foto: iStock
ADVERTISEMENT
Seni makrame adalah kerajinan yang dibuat dengan cara merangkai atau menyimpul benda-benda berupa tali. Makrame dibuat sebagai hiasan atau sebagai benda pakai lainnya yang proses pembuatannya memerhatikan unsur estetika.
ADVERTISEMENT
Seni makrame dapat dijumpai dalam berbagai bentuk, mulai dari yang sederhana seperti gelang, gantungan kunci, dan kalung. Hingga karya yang rumit seperti pada hiasan interior dan busana, taplak meja, tas, dan sebagainya.
Selain tali sebagai bahan utama pembuatan makrame, ada sejumlah peralatan lain yang harus disiapkan, antara lain:
  • Papan alas, digunakan sebagai tempat menahan benang agar benang tidak bergeser dari posisinya pada saat makrame dikerjakan.
  • Jarum pentul, biasanya digunakan untuk mengikat rancangan makrame pada papan alas. Penggunaan jarum pentul ini juga dapat membantu memperoleh bentuk pada rancangan yang akan dibuat.
  • Pernak-pernik, berfungsi sebagai hiasan makrame. Bentuknya bisa berupa apa saja, misalnya manik-manik, kayu, kulit kerang, dan sebagainya.
  • Gunting
  • Pita ukuran

Jenis Tali Makrame

Ilustrasi makrame. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makrame. Foto: iStock
Dibutuhkan keterampilan khusus untuk menghasilkan seni makrame yang indah dan bernilai seni tinggi. Namun, jenis tali yang digunakan juga dapat memengaruhi hasil akhir makrame.
ADVERTISEMENT
Berikut jenis tali yang biasa digunakan, dikutip dari buku Pendidikan Keterampilan untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas oleh Herni Kusantati dkk (2008).
Tali Katun
Tali katun berwarna putih dan memiliki tekstur yang kasar. Mengutip buku Pendidikan Keterampilan, meski terbilang cukup lentur, tali katun sangat kuat sehingga dapat dibuat beberapa bentuk simpul untuk menghasilkan makrame yang bagus.
Tali Linen
Tali linen kuat dan halus serta dapat memberikan visualisasi yang indah pada makrame. Ada berbagai macam warna yang dapat menjadi pilihan, mulai dari warna-warna lembut sampai warna terang, seperti merah, biru, dan kuning.
Tali Acrylic
Tali acrylic merupakan tali yang seratnya sangat halus. Itu sebabnya, jenis tali ini sangat cocok digunakan untuk busana yang dibuat dengan teknik makrame.
ADVERTISEMENT
Tali Jute
Warna makrame yang dihasilkan dari tali jute cenderung tidak terang atau suram. Teksturnya juga sangat kasar sehingga tidak cocok digunakan untuk produk seni makrame yang memiliki fungsi pakai. Jenis tali ini biasanya digunakan untuk benda hias.
Tali Nylon
Tali nylon memiliki sifat seperti sutra, baik dari segi visual maupun teksturnya. Tali ini terlihat sangat indah, tetapi cenderung licin untuk disimpul. Ujung-ujung talinya akan menjuntai dan mudah terlepas dari pilinannya.

Simpul Dasar Makrame

Umumnya, makrame dibuat hanya menggunakan dua sampai empat simpul. Sementara, untuk desain makrame yang lebih rumit biasanya dibuat dengan mengombinasikan dan membuat variasi tata letak beberapa simpul dasar tersebut.
Mengutip buku Inspirasi Macrame oleh Indah Asriyani (2013), simpul dasar yang harus dikuasai dalam pembuatan makrame antara lain:
ADVERTISEMENT
1. Slip Knot
Simpul knot biasa dipakai untuk membuat loop. Simpul ini mudah dilepas dengan cara menarik ujung tali yang dekat dengan simpulnya.
2. Lark’s Head knot
Jenis simpul ini digunakan untuk mengikatkan tali yang satu ke tali lainnya. Caranya dengan meletakkan setengah tali di bawah untuk membuat loop. Lalu, masukkan ujung-ujung tali ke dalam loop. Tarik dan kencangkan.
3. Double Half Hitch
Simpul double half hitch. Foto: Buku Inspirasi Macrame
zoom-in-whitePerbesar
Simpul double half hitch. Foto: Buku Inspirasi Macrame
Berdasarkan gambar di atas, tali berwarna pink merupakan tali tulang dasar. Tali itu bisa dibuat lurus maupun miring, tergantung arah dan sudut pegangannya. Yang perlu diingat, tali manapun bisa dijadikan tali tulang dasar.
4. Mounting Knot
Mounting knot dibuat dengan cara kebalikan dari lark’s head knot, di mana posisi tali berada di atas. Lalu, pada langkah akhir tambahkan simpul di kanan dan kiri.
ADVERTISEMENT
5. Half Knot
Dibutuhkan dua tali berbeda untuk membuat simpul ini. Ada dua bagian pada half knot. Pertama, dua tali yang berada di tengah adalah tali yang diikat dan akan selalu diam. Sedangkan, dua tali yang berada di sebelah kanan dan kiri adalah tali yang mengikat.
6. Square Knot
Simpul ini paling sering digunakan dalam makrame. Square knot merupakan lanjutan dari half knot dam kebalikan dari dua simpul half knot.
(ADS)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Galaxy Z Fold4 I Z Flip4 5G