Konten dari Pengguna

Sholat Qabliyah Isya: Tata Cara dan Bacaan Doanya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat, Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Sholat, Sumber: Pexels

Sholat rawatib adalah sholat sunnah yang dikerjakan seorang Muslim sebelum atau sesudah sholat lima waktu. Mengutip dari buku Rahasia Istana Surga, Keutamaan-keutamaan Shalat Rawatib oleh Abdullah bin Za’l , ada tiga keutamaan yang terdapat dalam sholat rawatib, yaitu:

  1. Dijanjikan ganjaran yang sangat besar.

  2. Akan dibangunkan rumah di surga.

  3. Akan dijaga dari api neraka.

Sholat rawatib dibagi menjadi dua macam, yaitu qobliyah dan ba’diyah. Sholat qabliyah diamalkan sebelum sholat fardhu, sedangkan ba'diyah setelah sholat fardu.

Salah satu sholat qabliyah yang memiliki banyak keutamaan adalah qabliyah Isya. Ibadah ini dapat diamalkan sebanyak dua raka’at, dengan tata cara yang sama seperti sholat lima waktu. Perbedaannya hanya terletak pada bacaan niatnya.

Untuk menyempurnakan ibadahnya, umat Muslim harus mengetahui tata cara sholat qabliyah Isya serta bacaan doanya. Informasi tersebut dapat Anda simak dalam penjelasan di bawah ini.

Sholat, Sumber Pexels

Tata Cara Sholat Qabliyah Isya dan Bacaan Doanya

Berikut adalah tata cara dan bacaan doa sholat qabliyah Isya berdasarkan buku Panduan Sholat Wajib dan Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah Saw oleh Ustadz Arif Rahman:

1. Membaca niat sholat qabliyah Isya: Ushalli sunnata i isyai i tak’atani qabliyatan lillahi ta’ala. Allahu akbar.

Artinya: Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat sebelum isya karena Allah Ta’ala, Allah Mahabesar

2. Mengucapkan kalimat Takbiratul Ihram untuk menandakan dimulainya ibadah sholat.

3. Membaca doa iftitah:

Israafiila faa thirassama waati wal ardhi, ‘aalimalghoibi wasyahaadati anta tahkumu baina ‘ibaadika fiima kaannuu fiihi yakhtalifuuna. Ihdinii limaakh tulifa fiigi minal haqqi bi idznika innaka tahdii mantasyaa’u ilashiraathimmustaqiim.

Artinya: Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, dan Israfil. Sebagai Pencipta langit dan bumi. Yang Maha Mengetahui yaitu Mengetahui yang gaib dan yang nampak. Ya Allah, yang memutuskan diantara hamba-Mu terhadap apa yang mereka pertengkarkan. Berilah petunjuk kepada kami untuk menggapai kebenaran yang diperselisihan dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Memberi petunjuk kepada siapa saja yang Engkau kehendaki menuju jalan yang lurus.

4. Membaca surat Al Fatihah.

5. Membaca surat pendek seperti Al Lahab, An Nas, Al Falaq, dan lainnya.

6. Rukuk sambil membaca “Subbhana robbiyal adhiimi wabihamdih”.

7. Sujud pertama dan kedua membaca “Subhana robbiyal a’la wabihamdih”.

8. Saat duduk di antara dua sujud, bacakan “Rabbighfirlii warhamni wajburnii warfa’nii warzunii wahdinii wa aafinii wa’fu annii”.

9. Membaca doa tahiyat akhir dengan duduk iftirasy:

At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi.

Artinya: Segala kehormatan, keberkahan, rahmat dan keselamatan, serta kebaikan hanyalah kepunyaan Allah. Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga tetap tercurah atasmu, wahai Nabi (Muhammad). Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga juga tercurah atas kami, dan juga atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

10. Setelah membaca doa tahiyat akhir, ucapkan salam dengan menoleh ke arah bahu kanan lalu ke bahu kiri.

(ADB)