Siapakah The Founding Fathers yang Merumuskan Pancasila?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai dasar negara, Pancasila memang sudah semestinya menjadi pedoman bagi rakyat Indonesia. Pancasila terdiri dari lima ideologi utama yang digagas oleh Presiden pertama RI, Soekarno.
Namun tak hanya Soekarno, ada dua pelopor lain yang ikut memberikan gagasannya sebagai Pancasila. Para pencetus Pancasila ini dijuluki sebagai The Founding Fathers. Mereka dianggap berperan sangat penting mewujudkan kemerdekaan negara.
Nah, siapa sajakah The Founding Fathers yang berjasa dalam merumuskan Pancasila? Berikut ini adalah tokoh-tokoh The Founding Fathers beserta gagasannya masing-masing.
Gagasan Moh. Yamin, 29 Mei 1945
Moh. Yamin adalah seorang sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan ahli hukum yang juga ikut dalam pergerakan kemerdekaan RI. Beliau pun dihormati sebagai pahlawan nasional Indonesia.
Moh. Yamin ikut memberikan gagasannya dalam merumuskan Pancasila yang dikemukakan pada 29 Mei 1945. Berikut isi gagasannya:
Peri kebangsaan
Peri kemanusiaan
Peri ketuhanan
Peri kerakyatan
Peri kesejahteraan rakyat
Gagasan Dr. Soepomo, 31 Mei 1945
Dr. Soepomo merupakan salah satu pahlawan Nasional dalam mewujudkan kemerdekaan RI. Beliau juga merumuskan Pancasila bersama dengan Muhammad Yamin dan Soekarno. Berikut ini rumusan Pancasila Dr. Soepomo yang dikemukakan pada 31 Mei 1945:
Persatuan
Kekeluargaan
Keseimbangan lahir batin
Musyawarah
Keadilan rakyat
Gagasan Ir. Soekarno, 1 Juni 1945
Presiden pertama RI, Ir. Soekarno juga ikut andil dalam perumusan Pancasila. Hasil rumusannya lah yang hingga saat ini digunakan sebagai pedoman negara Indonesia.
Gagasan Pancasila Ir. Soekarno dikemukakan pada 1 Juni 1945. Berikut isi gagasannya:
Kebangsaan Indonesia
Peri kemanusiaan
Mufakat atau demokrasi
Kesejahteraan sosial
Ketuhanan YME
Perlu diketahui, 1 Juni kini dikenal sebagai hari lahirnya Pancasila.
(Rav)
