Sifat Mustahil Rasul, Sifat yang Tidak Mungkin Ada Pada Diri Rasul

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rasul adalah para nabi utusan Allah yang bertugas untuk menyampaikan wahyu yang ia terima dari malaikat Jibril kepada umatnya. Setiap rasul memiliki sifat wajib dan sifat mustahil.
Sifat wajib adalah sifat yang harus dimiliki oleh para Rasul. Sifat ini tentunya dapat diteladani oleh umat manusia. Adapun sifat wajib bagi rasul di antaranya adalah sidiq, amanah, tabligh, dan fatonah.
Berbeda dengan sifat wajib, sifat mustahil rasul adalah sifat yang mustahil atau tidak mungkin ada pada diri rasul. Agar lebih memahaminya, simak penjelasan berikut.
Sifat Mustahil Rasul
Al-Kizzib
Kebalikan dari sifat as-sidiq yang artinya jujur, al-kizzib memiliki arti dusta. Seorang rasul yang diutus oleh Allah SWT tidak mungkin memiliki sifat dusta. Hal ini dijelaskan dalam Alquran Surat An-Najm ayat 2-4.
مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَىٰ . وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ . إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ
Artinya:
Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak (pula) keliru, dan tidaklah yang diucapkan itu (al-Qur’ān) menurut keinginannya tidak lain (al-Qur’an) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). (QS. an-Najm: 2-4)
Al-Khianat
Selanjutnya adalah al-khianat yang artinya berkhianat. Mustahil rasul memiliki sifat khianat sebab semua wahyu yang diamanahkan kepadanya pasti dilaksanakan dan disampaikan. Hal ini dijelaskan dalam Q.S Al-An’am ayat 106.
اتَّبِعْ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ
Artinya :
Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad), tidak ada Tuhan selain Dia, dan berpalinglah dari orang-orang musyrik. (QS. al-An’am: 106)
Al-Kitman
Sifat mustahil rasul selanjutnya adalah al-kitman yang artinya menyembunyikan. Rasul Allah mustahil memiliki sifat ini sebab setiap rasul diamanahkan wahyu yang tidak mungkin disembunyikan kepada umatnya. Hal ini dijelaskan dalam Q.S Al-An’am ayat 50.
قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ ۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ
Artinya :
Katakanlah (Muhammad), Aku tidak mengatakan kepadamu bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan aku tidak mengetahui yang gaib dan aku tidak (pula) mengatakan kepadamu bahwa aku malaikat.
Aku hanya mengikuti apa yang di wahyukan kepadaku. Katakanlah, Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat? Apakah kamu tidak memikirkan(nya). (QS. al-An’am: 50)
Al-Baladah
Sifat ini adalah kebalikan dari al-fatanah yang berarti cerdas, sifat al-baladah artinya bodoh. Mustahil rasul utusan Allah memiliki sifat bodoh.
Meskipun pada awalnya rasul tidak bisa membaca dan menulis, tapi beliau sangat pandai dalam berdakwah dan menyampaikan wahyu yang diberikan oleh Allah SWT.
(MSD)
