Konten dari Pengguna

Sifat Terpuji Nabi Idris yang Perlu Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kisah Nabi Idris a.s yang diabadikan dalam Alquran Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kisah Nabi Idris a.s yang diabadikan dalam Alquran Foto: Pixabay

Nabi Idris AS merupakan salah satu dari 25 nabi yang wajib diimani umat Muslim. Sama seperti nabi lainnya, Nabi Idris memiliki sifat terpuji yang dianjurkan kepada setiap Muslim untuk mengetahui dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kisah-kisah sifat terpuji Nabi Idris juga bisa dipelajari umat Muslim di dalam Alquran. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah pada surat Maryam ayat 56 yang artinya:

“Dan ceritakanlah (hai Muhammad) kepada mereka, kisah Idris (yang tersebut) di dalam Alquran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi.” (QS. Maryam: 56)

Berikut adalah sifat terpuji Nabi Idris yang dianjurkan untuk diketahui dan diamalkan oleh umat Islam.

Sifat Terpuji Nabi Idris

Ilustrasi Nabi Idris yang tidak pernah bosan mengajak untuk selalu menyeru agar menyembah Allah SWT Foto: Pixabay

Dalam buku Cerita Bergambar 25 Nabi & Rasul oleh Irsyad Zulfahmi, S.Pd., Nabi Idris merupakan keturunan ke-6 dari Nabi Adam AS. Beliau dianugerahi ilmu dan pengetahuan yang luas oleh Allah SWT, Nabi Idris adalah manusia pertama yang memperkenalkan cara membaca, menulis, menjahit, bercocok tanam, menjinakkan hewan, dan dapat mempelajari peninggalan Nabi Adam dan Syith yang digunakannya sebagai bahan untuk berdakwah.

Sifat terpuji Nabi Idris yaitu saleh, sabar, dan gagah berani dalam berdakwah untuk menyebarkan ajaran Allah SWT. Mengutip buku Riwayat 25 Nabi dan Rasul oleh Gamal Komandoko, keberaniannya sangat mengagumkan sehingga tidak takut dengan apa pun dan siapa pun kecuali Allah SWT.

Dalam dakwahnya, Nabi Idris mengajak orang-orang untuk kembali meng-esakan Allah, taat kepada-Nya, beribadah, dan hanya menyembah kepada Allah SWT. Meskipun dalam proses dakwahnya tidak selalu berjalan dengan lancar, tetapi Nabi Idris dengan tabah, sabar, berani, dan tidak bosan menyerukan untuk selalu menyembah Allah SWT.

Dengan keberanian tersebut, Nabi Idris dijuluki Asadul Usud, yang artinya singa dari segala singa. Ditambah dengan kecerdasan yang dimilikinya, Nabi Idris sangat dihormati dan dimuliakan oleh kaumnya.

(PDN)