Sihir Mahabbah: Pengertian, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sihir mahabbah adalah jenis sihir yang berkaitan dengan cinta. Masyarakat Indonesia, khususnya Tanah Jawa, biasa mengenal sihir ini dengan sebutan asihan atau pelet.
Mengutip buku Ar-ruqyah Asy-syariyyah: Terapi Gangguan Jin dan Penyakit Hati karya Ustad Arif Rahman (2016), sihir mahabbah bekerja dengan cara memunculkan rasa cinta yang berlebihan terhadap korban. Sehingga, korban menjadi sangat terobsesi kepada pelaku sihir.
Sihir mahabbah dilarang dalam Islam karena termasuk perbuatan syirik. Dalam kondisi ini, pelaku meyakini bahwa ada kekuatan lain yang bisa diandalkan untuk mendapatkan sesuatu, selain Allah SWT.
Pelaku sihir mahabbah termasuk dalam golongan musyrik. Bagaimana tanda-tanda sihir mahabbah? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan lengkap dalam artikel berikut ini.
Sihir Mahabbah
Dalam Islam, sihir mahabbah dikenal juga dengan sebutan At-tiwalah. Sihir ini bisa dilakukan oleh siapapun, baik itu laki-laki maupun perempuan yang sudah menikah atau masih lajang.
Misalnya, seorang perempuan yang sudah menikah menggunakan sihir ini untuk mengikatt suaminya agar selalu setia. Sehingga, ia tidak khawatir suaminya melakukan perselingkuhan atau sekedar tertarik dengan wanita lain.
Ada tanda-tanda khusus ketika seseorang mengalami sihir mahabbah. Dikutip dari buku Halal Haram Ruqyah karya Musdar Bustama, berikut uraiannya:
Bertambahnya perasaan sayang dan cinta yang sangat berlebihan.
Meningkatnya dorongan untuk melakukan hubungan seks.
Tidak bersabar untuk menahan dorongan itu semua.
Bertambahnya gejolak atau dorongan untuk melihatnya.
Ketundukan membabi buta pada istri atau suami.
Rasa sakit berkepanjangan seperti pusing, sakit di pundak, lambung, hingga alergi yang luar biasa akut.
Rasa benci kepada semua orang, termasuk lawan jenis.
Sebagai catatan, orang yang menjadi korban sihir mahabbah biasanya tidak mengalami reaksi frontal seperti kesurupan, melainkan hanya merasakan gemetar pada ujung-ujung bagian tubuhnya. Ia akan merasa pusing, sesak nafas, muntah, dan sakit lambung.
Sihir mahabbah bisa disembuhkan dengan pengobatan ruqyah syariyyah. Ruqyah ini bisa dilakukan secara mandiri atau dengan bantuan orang lain.
Syaikh Wahid menyarankan agar pasien atau korban sihir dibacakan ayat-ayat ruqyah yang berasal dari Alquran, kecuali Surah Al-Baqarah ayat 102. Nantinya, ayat tersebut bisa diganti dengan Surah At-Taghabun ayat 14-16.
Ruqyah syariyyah tidak bisa dilakukan sembarangan. Berikut urutan lengkapnya yang bisa Anda ikuti:
Lakukan muqadimah ruqyah.
Baca atau dengarkan MP3 ayat-ayat Ruqyah secara keseluruhan.
Jika dibaca sendiri, maka gantisurah Al Baqarah ayat 102 dengan Surah At-Taghabun ayat 14-16
Biasanya penderita sihir mahabbah ini tidak kesurupan, hanya merasakan sakit di beberapa bagian.
Jika sakit di lambung, buat air Ruqyah dengan membacakan Ayat Pembatal Sihir ( Al A'raaf: 117-122, Yunus: 81-82, dan Taha 69).
Kemudian, minunkan selama 3 minggu hinga sihir benar-benar sirna.
Tekan atau minta ditekan di titik-titik SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) sambil membaca ayat ruqyah.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu sihir mahabbah?

Apa itu sihir mahabbah?
Sihir mahabbah adalah semua sihir yang berkaitan dengan cinta.
Apa nama lain dari sihir mahabbah?

Apa nama lain dari sihir mahabbah?
Dalam Islam, sihir mahabbah dikenal juga dengan sebutan At-tiwalah.
Apa gejala seseorang mengalami sihir mahabbah?

Apa gejala seseorang mengalami sihir mahabbah?
Salah satunya, bertambahnya perasaan sayang dan cinta yang sangat berlebihan.
