Simpangan Baku: Pengertian dan Rumusnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam statistika, simpangan baku atau yang juga disebut standar deviasi merupakan metode yang dipakai dalam menjelaskan homogenitas di dalam suatu kelompok. Simpangan baku juga berfungsi untuk menentukan bagaimana sebaran data dalam sampel serta seberapa dekat titik data individu ke rata-rata nilai dari sampelnya.
Dalam praktiknya, simpangan baku digunakan oleh para ahli statistik untuk mengetahui apakah sampel data yang diambil mewakili seluruh populasi. Bagaimana cara menghitung simpangan baku? Berikut ini adalah rumusnya.
Cara Mencari Simpangan Baku
Untuk mencari nilai simpangan baku, ikuti langkah-langkah berikut ini:
Menghitung nilai rata-rata dari setiap titik data yang ada. Caranya dengan menjumlahkan setiap nilai yang ada dalam kumpulan data, kemudian dibagi dengan jumlah total titik dari data tersebut.
Menghitung penyimpangan pada masing-masing titik data dari nilai rata-ratanya (mean). Yakni dengan cara mengurangi nilai dari nilai mean.
Kemudian simpangan pada setiap titik data dikuadratkan, lalu cari penyimpangan kuadrat individu rata-ratanya. Nilai yang dihasilkan tersebut disebut varian.
Setelah mendapatkan nilai varian, Anda dapat menghitung simpangan baku dengan cara mengakar kuadratkan nilai variannya.
Jika dituangkan dalam bentuk rumus, maka rumus varian adalah sebagai berikut ini:
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, simpangan baku diperoleh dengan mengakarkuadratkan varian. Maka rumus simpangan baku yaitu:
Keterangan :
s2 = varian
s = standar deviasi
xi = untuk nilai x ke-i
x = rata-ratanya
n = untuk ukuran sampel
