Konten dari Pengguna

Sistematika Penulisan Karya Ilmiah yang Harus Diperhatikan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi karya ilmiah. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi karya ilmiah. Foto: pixabay

Karya ilmiah adalah jenis tulisan yang digunakan seseorang untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dengan menerapkan konvensi ilmiah. Karya tulis ini diperoleh melalui kegiatan pengumpulan data seperti kepustakaan, penelitian, observasi, dan wawancara.

Kegiatan penulisan karya ilmiah didasarkan pada pengkajian dan penelitian yang ditulis secara sistematis menggunakan bahasa ilmiah. Umumnya, karya ilmiah diperlukan dalam dunia akademis seperti untuk skripsi, thesis, dan disertasi.

Dalam menyusun karya tulis ilmiah, ada sistematika yang harus diperhatikan. Apa saja?

Sistematika Penulisan Karya Ilmiah

Mengutip buku Teknik Penulisan Karya Ilmiah, terdapat lima bagian pokok dalam penulisan karya ilmiah, yaitu sebagai berikut:

  1. BAB I Pendahuluan

Pada bagian ini, penulis memaparkan hal-hal yang berfungsi sebagai pendahuluan dalam karya ilmah. Penulis juga menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya penelitian. Adapun bagian pendahuluan terdiri dari:

  • Latar belakang masalah

  • Rumusan masalah

  • Tujuan penelitian

  • Manfaat penelitian

Ilustrasi karya ilmiah. Foto: pixabay
  1. BAB II Kerangka Teori

Bagian ini menjelaskan tentang teori-teori yang menjadi landasan penulis melakukan penelitian. Pada bagian ini juga disajikan kerangka pemikiran, argumentasi ilmiah, dan hipotesis yang mendukung penelitian. BAB II pada karya ilmiah umumnya memuat:

  • Kerangka berpikir

  • Kerangka teoritis

  • Kajian pustaka

  • Hipotesis Penelitian

  1. BAB III Metodologi Penelitian

Pada bagian ini penulis menjelaskan metode yang digunakannya dalam penelitian. Berikut rinciannya:

  • Metode penelitian

  • Tempat dan waktu penelitian

  • Jenis penelitian

  • Teknik analisis dan pengumpulan data

  1. BAB IV Pembahasan

Bagian pembahasan menjadi inti dari sebuah karya ilmiah. Karena pada bagian ini penulis memaparkan hasil dan proses penelitiannya dengan rinci. Selain itu, penulis juga harus menyajikan hasil penelitian secara detail dalam bentuk grafik, tabel, ataupun gambar.

  1. BAB V Penutup

Sesuai dengan namanya, bagian ini merupakan penutup dari karya ilmiah yang penulis buat. Bagian ini terdiri dari kesimpulan dan saran.

Penulis harus menyimpulkan hasil temuan analisis kasus dengan jelas. Kemudian penulis juga diminta menuliskan saran-saran yang ditujukan kepada pihak-pihak tertentu.

(MSD)