Konten dari Pengguna

Spoiler Boruto Two Blue Vortex Chapter 37: Rencana Penyelamatan Sarada

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membaca manga. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membaca manga. Foto: Shutterstock

Setelah hiatus selama satu bulan, manga Boruto Two Blue Vortex chapter 37 akhirnya dirilis pada 17 September 2026. Chapter terbaru ini fokus pada Sarada Uchiha, Code, dan tentunya Boruto Uzumaki.

Sebelumnya, diceritakan bahwa Sarada berhasil diculik oleh Code. Code menyadari rencana Boruto yang berniat teleportasi ke tempatnya, sehingga ia menghapus jejak Sarada sebelum membawanya ke tempat persembunyian Shinju.

Lantas, apa yang terjadi di manga Boruto Two Blue Vortex chapter 37? Simak spoiler selengkapnya berikut ini.

Spoiler Boruto Two Blue Vortex Chapter 37

Ilustrasi membaca manga. Foto: Shutterstock

Dirangkum dari laman The Geekiary dan Merch Report, manga Boruto Two Blue Vortex chapter 37 bertajuk Trust atau Kepercayaan. Berikut ini spoiler lengkapnya:

1. Rencana Menjadikan Sarada sebagai Umpan Gagal

Awalnya Sarada ditugaskan bertindak sebagai umpan untuk musuh. Rencananya, ia akan pura-pura diculik lalu memasuki tempat persembunyian musuh untuk meninggalkan pin logam yang membawa segel bertanda. Nantinya, setelah koordinat ditetapkan, Boruto akan menggunakan Flying Raijin untuk mencapai lokasi penculikan.

Namun, Code mengetahui rencana tersebut lalu menculik Sarada tanpa membawa pin penanda tersebut. Kegagalan rencana ini membuat Boruto diliputi perasaan cemas dan meminta bantuan Koji.

2. Koji Khawatir Momoshiki Mengambil Kendali Boruto Lagi

Boruto terus menuntut cara menyelamatkan Sarada kepada Koji, tapi klon Jiraiya itu enggan memberitahu karena khawatir Momoshiki dapat mendengarnya. Koji percaya bahwa kombinasi rasa takut, cemas, dan tekad Boruto untuk menyelamatkan Sarada dapat menjadi pemicu bagi Momoshiki merebut kendali lagi.

Boruto mungkin secara fisik mampu mencapai musuh, tetapi kondisi mentalnya dapat mengubah keberhasilan itu menjadi bencana bagi semua orang di sekitarnya.

3. Code dan Hidari Saling Berlawanan

Di tempat Sarada diculik, Pohon Ilahi, Code ingin menjadikan putri Sasuke itu sebagai alat tawar-menawar. Dia memahami bahwa Boruto bisa bersikap beda ketika berada dalam tekanan, sehingga berencana memanfaatkan kondisi ini untuk membuatnya menyerah.

Namun, Hidari tidak sependapat dengan rencana Code. Sebagai entitas Pohon Ilahi yang terhubung dengan Sasuke, ia melihat Sarada sebagai targetnya, bukan alat tawar-menawar. Ia bergerak untuk menyerang Sarada, sementara Code berusaha melindungi sandera yang menjadi tumpuan rencananya itu.

Sarada menyaksikan pertempuran keduanya dengan tenang. Ia memilih mengamati dan menunggu celah untuk melarikan diri atau melakukan serangan balik.

4. Anting Sarada Menjadi Petunjuk Boruto

Ilustrasi membaca manga. Foto: Shutterstock

Sebelum Code menculik Sarada, perempuan itu meninggalkan anting kanannya sebagai petunjuk. Boruto pun menemukannya dan langsung memahami pesan itu.

Anting Sarada menyimpan jejak chakra yang bisa digunakan Boruto untuk memanggil Flying Raijin. Tindakan ini menunjukkan bahwa Sarada telah mengantisipasi kegagalan rencana pin penanda itu.

Momen ini juga memperkuat kepercayaan antara keduanya dan tidak mereduksi peran Sarada menjadi seseorang yang menunggu untuk diselamatkan saja.

5. Jura Berada di Toko Buku Konoha

Di tengah konflik ini, Jura tampak berada di sebuah toko buku dan membeli berbagai buku tentang kucing. Menyadari itu, Shikamaru menggunakan komunikasi telepati untuk memberitahu pemilik toko agar tetap tenang dan mengalihkan perhatian Jura demi mengulur waktu.

Namun, seorang penasihat desa tiba-tiba menghubungi Shikamaru lewat saluran komunikasi dan memerintahkannya untuk hadir dalam sesi interogasi terkait dugaan penyalahgunaan wewenang.

6. Chapter Ditutup dengan Dilema Masing-masing Karakter

Chapter ini ditutup dengan menunjukkan dilema dari masing-masing karakter. Jika Boruto tidak berangkat sekarang, Sarada akan terjebak di antara Code dan Hidari. Namun, jika dia mengikuti chakra anting-anting itu, teleportasinya mungkin gagal. Kalaupun berhasil, dia akan langsung menghadapi dua musuh sekaligus.

Selain itu, Koji yang bisa melihat masa depan berusaha menjauhkan Boruto dari kondisi yang menguntungkan Momoshiki. Menyelamatkan Sarada sudah pasti akan dilakukan Boruto, tetapi hal ini bisa mengarahkannya ke masa depan yang berbahaya.

Shikamaru menghadapi dilema serupa. Menolak perintah untuk hadir dalam interogasi dapat mempersulit posisinya. Namun, mematuhi panggilan itu dapat melumpuhkan satu-satunya pertahanan terkoordinasi yang mampu mengulur waktu Jura dan mendukung penyelamatan Boruto.

Baca Juga: 4 Penyebab Boruto Jadi Buronan dan Diburu Seluruh Desa Konoha

(DEL)