Spoiler One Piece 1177: Luffy Bersiap Hadapi Imu di Elbaph

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah jeda satu minggu, para Nakama semakin tidak sabar menantikan kelanjutan kisah di Elbaph dalam One Piece chapter 1177. Berbagai pertempuran intens dan menegangkan pun akhirnya bisa disaksikan saat chapter terbaru dirilis pada 22 Maret mendatang.
Bab terbaru ini akan menyoroti situasi yang kian memanas, bahkan mendekati konfrontasi besar antara Monkey D. Luffy dan Imu, penguasa Pemerintah Dunia. Di sisi lain, kru Topi Jerami bersama beberapa raksasa Elbaph juga mulai menghadapi para Holy Knight.
Rentetan duel sengit dan strategi cerdik dari setiap karakter membuat pertempuran semakin seru dan penuh dinamika. Ingin tahu bagaimana kelanjutan kisah Luffy dan kru Topi Jerami di Elbaph? Yuk, simak spoiler One Piece chapter 1177 di bawah ini.
Spoiler One Piece 1177
Dirangkum dari laman Game Rant dan Manga Royale, chapter 1177 One Piece akan berjudul “Furious” atau “Kemarahan”. Bab ini akan menampilkan pertempuran di Elbaph dengan intensitas yang semakin meningkat dan brutal.
Setelah kekacauan di chapter sebelumnya, Luffy, kru Topi Jerami, dan para raksasa Elbaph mulai menghadapi pasukan musuh yang diperkuat oleh efek misterius Domi Reversi. Kekuatan ini yang mengubah para raksasa menjadi makhluk iblis mengerikan.
Di garis depan, Zoro memimpin para raksasa seperti Dorry, Brogy, Hajrudin, dan Stansen melawan pasukan Domi Reversi. Pertarungan berlangsung sengit, namun momen paling menarik muncul saat Chopper turun tangan dengan wujud Monster Point.
Serangannya tidak hanya mengimbangi kekuatan musuh, tetapi secara tak terduga berhasil mengembalikan beberapa raksasa ke bentuk normal. Ternyata efek Domi Reversi dari Imu bisa dihapus, dan hal ini membuka peluang besar bagi Topi Jerami serta sekutunya.
Di sisi lain, kelompok Sanji berhasil menghadapi Saint Killingham. Sanji dan Franky bekerja sama untuk menahan killingham dengan mengikat kakinya, sementara kepalanya diserahkan kepada Jinbe.
Berkat kerja sama tersebut, kemampuan regenerasi Killingham tidak lagi berfungsi. Hal ini membuatnya berteriak kesakitan sekaligus memberi keuntungan besar bagi pihak Topi Jerami.
Sementara itu, Usopp dan Brook menghadapi tantangan berat ketika Imu muncul di medan perang. Keduanya berusaha melawan, tetapi kecepatan dan kekuatan Imu yang luar biasa membuat perlawanan mereka tak berarti.
Dalam sebuah momen heroik, Usopp menembakkan peluru ledakan ke arah Imu, namun Imu mampu bergerak begitu cepat hingga muncul tepat di hadapannya. Ledakan dahsyat itu kemudian menghantam semua orang di sekitarnya, dan membuat Usopp maupun Brook akhirnya terkapar tak sadarkan diri.
Amarah Luffy pun memuncak saat ia menyaksikan rekan-rekannya kalah. Momen ini sekaligus menegaskan bahwa ia benar-benar siap menghadapi musuh terbesarnya, Imu.
Di akhir chapter, Imu menyampaikan pernyataan mengejutkan: “Nika dan Nidhogg. Pilihlah, menyerah atau mati. Pertarungan ini akan membelah dunia.”
Ultimatum itu menandai awal dari konfrontasi besar yang akan mengguncang segalanya. Semua benang cerita di chapter ini mengalir menuju satu titik fokus, yaitu pertarungan besar yang berpotensi mengubah arah dunia.
Baca Juga: 5 Perbedaan One Piece Anime dan Live Action Season 2 Terbaru
(ANB)
