Struktur Organisasi Proyek dan Tugas Masing-masing Jabatan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Proyek merupakan rangkaian pekerjaan dengan tujuan khusus yang harus diselesaikan dalam rentan waktu tertentu. Setiap proyek harus menyertai struktur organisasi yang dibuat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan.
Mengutip buku Manajemen Proyek Perangkat Lunak karya Alexander Wirapraja, dkk., struktur organisasi adalah sarana yang berguna untuk membantu proses pencapaian suatu tujuan dalam proyek.
Dengan keberadaan struktur organisasi proyek, pekerjaan akan terasa lebih mudah, karena setiap orang yang terlibat mengetahui tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Selain itu, mekanisme dan pengendalian kerja proyek menjadi lebih jelas dan terarah.
Lantas, seperti apa bentuk struktur organisasi proyek? Apa saja tugas dari masing-masing jabatan dalam sebuah proyek? Simak penjelasannya dalam ulasan berikut ini.
Pengertian Struktur Organisasi Proyek
Dirangkum dari buku Manajemen Proyek karya Agus B. Siswanto dan M. Afif Salim, struktur organisasi proyek merupakan sebuah perangkat yang mengatur hubungan antara pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan proyek suatu perusahaan.
Struktur organisasi proyek disusun berdasarkan situasi kultur dan kebutuhan sistem manajemen proyek. Secara umum, organisasi proyek mempunyai susunan dan hierarki yang berbeda-beda.
Penentuan posisi dalam organisasi proyek disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan kompleksitas proyek. Semakin kompleks suatu proyek, maka semakin besar pula susunan organisasinya.
Tugas Masing-masing Jabatan
Meski struktur organisasi setiap proyek yang berbeda-beda, pada dasarnya seluruh bagian dari struktur tersebut memiliki keterkaitan dan saling berhubungan satu sama lain. Ada pun jabatan serta tugas dalam struktur organisasi proyek yang paling umum antara lain:
1. Project Manager (Pemimpin Proyek)
Project manager adalah seseorang yang bertugas menentukan kebijakan dalam manajemen proyek. Selain itu, project manager juga memiliki beberapa tanggung jawab lain, di antaranya:
Memimpin dan melaporkan kegiatan proyek yang telah dilaksanakan kepada konsultan pengawas
Membuat time schedule yang diperlukan selama proyek berlangsung
Mengevaluasi hasil dari pekerjaan yang kemudian disusun dalam format laporan pekerjaan dari awal hingga akhir pelaksanaan proyek.
2. Site Manager (Manajer Lapangan)
Site manager adalah wakil dari pimpinan tertinggi suatu proyek. Seorang site manager dituntut mampu memahami dan menguasai rencana kerja proyek secara keseluruhan.
Di samping itu, site manager juga harus memiliki keterampilan manajemen dan mengatur seluruh sumber daya manusia agar dapat bekerja secara efisien.
3. Site Engineer
Site engineer merupakan wakil dari site manager yang memimpin jalannya pekerjaan di lapangan. Beberapa tugas dari site engineer di antaranya:
Menyampaikan petunjuk teknis kepada seluruh tim pekerja.
Memberi jaminan bahwa semua isi kerangka acuan kerja telah memenuhi standar.
Mengatur tim yang berada di lapangan proyek.
Bertanggung jawab atas permasalahan yang terjadi dalam proyek.
Memberi laporan pekerjaan secara berkala.
4. Structure Engineering
Structure engineering adalah seseorang yang bertugas untuk membantu site engineer. Selain itu, structure engineering memiliki kewajiban untuk menganalisa struktur dan membuat perhitungan pada sebuah susunan kerja.
5. Kepala Administrasi Proyek
Tugas kepala administrasi proyek adalah membayar upah para pekerja dan menyelesaikan administrasi keuangan, menghitung dan membayar kerja lembur serta uang makan, dan membuat laporan keuangan proyek.
6. Pelaksana (Supervisor)
Seorang supervisor mempunyai wewenang dan tanggung jawab terhadap masalah-masalah teknis di lapangan. Selain itu, supervisor juga memiliki beberapa tugas lain, di antaranya:
Menjadi koordinator untuk para pekerja yang berada di bawah pimpinannya.
Mengawasi pekerjaan para pelaksana teknis di lapangan.
Mencatat semua progress pekerjaan untuk dilaporkan kepada site manager.
Mengawasi metode pelaksanaan di lapangan untuk menghindari kesalahan.
Bertanggung jawab terhadap site manager atas pelaksanaan pekerjaan proyek di lapangan.
7. Surveyor
Tugas seorang surveyor adalah melakukan survei dan pengukuran lahan proyek yang akan digunakan. Selain itu, surveyor juga bertanggung jawab terhadap hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan di lapangan, seperti melakukan penentuan titik elevasi kedalaman galian, dan sebagainya.
8. Drafter
Seorang drafter memiliki tanggung jawab dalam hal penggambaran. Beberapa tugas drafter antara lain:
Membuat shop drawing yang siap dilaksanakan dan mengkoordinasikannya dengan pelaksana.
Menyiapkan gambar dari revisi desain dan detail desain yang dibutuhkan untuk kegiatan pelaksanaan di lapangan.
Menghitung volume berdasarkan data lapangan dan melaporkannya pada administrasi teknik.
9. Quality Control
Quality control adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk memeriksa kualitas dan hasil dari sebuah pekerjaan. Selain itu, quality control juga harus melaporkan hasil pekerjaan yang sudah ada dalam format laporan bulanan, serta melakukan pengujian terhadap berbagai material yang telah digunakan.
10. Quantity Engineer
Quantity engineer adalah jabatan dalam sebuah proyek konstruksi yang bertugas untuk mengawasi semua pekerja kontraktor. Beberapa tanggung jawab lain dari quantity engineer di antaranya:
Mengawasi proyek agar berjalan sesuai dengan RAB.
Membuat laporan tertulis atas pengendalian kualitas.
Membantu beberapa tugas pelaksanaan kegiatan di lapangan.
11. Staf Akuntansi
Staf akuntansi adalah orang yang berhubungan dengan laporan keuangan proyek. Tanggung jawab dari staf akuntansi antara lain:
Membuat dan menyusun buku kas.
Membuat laporan berkala mengenai pemasukan dan pengeluaran dana.
Mengelola data yang berhubungan dengan pembukuan.
12. General Affair
General affair umumnya berhubungan langsung dengan pemilik proyek dan konsultan. Tugas dari general affair adalah melengkapi berbagai dokumen internal dan bertanggung jawab mendata seluruh aset perusahaan.
13. Petugas Logistik
Logistik adalah jabatan yang selalu berhubungan dengan persiapan dan penyimpanan bahan-bahan material. Petugas logistik memiliki tanggung jawab untuk melakukan survei jumlah alat dan bahan material yang dibutuhkan dalam sebuah proyek.
Selain itu, petugas logistik juga harus melakukan pembelian dan mengelola gudang tempat penyimpanan bahan material suatu proyek.
14. Safety, Health, and Environment
Safety, Health, and Environment atau yang biasa disingkat SHE adalah jabatan yang bertanggung jawab terhadap keselamatan para pekerja proyek. Beberapa tugas dari SHE antara lain:
Membuat program kerja K3 (kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan).
Meninjau keselamatan kerja dan mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Mengarahkan para pekerja untuk selalu mengikuti aturan sesuai dengan SOP perusahaan.
Frequently Asked Question Section
Apa fungsi struktur organisasi proyek?

Apa fungsi struktur organisasi proyek?
Dengan struktur organisasi proyek, pekerjaan akan terasa lebih mudah karena setiap orang akan memiliki tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.
Apa tugas project manager?

Apa tugas project manager?
Salah satu tugas seorang project manager adalah menentukan kebijakan dalam manajemen proyek.
Apa tugas supervisor?

Apa tugas supervisor?
Salah satu tugas supervisor adalah mengkoordinir dan mengawasi pekerjaan para pelaksana teknis yang berada di bawah wewenangnya.
(AAA)
