Konten dari Pengguna

Studi Kelayakan Bisnis: Pengertian, Aspek, dan Manfaatnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi studi kelayakan bisnis. Fott: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi studi kelayakan bisnis. Fott: Shutterstock

Studi kelayakan bisnis menjadi hal yang dipersiapkan ketika seseorang akan memulai usaha. Ide bisnis saja tidak cukup menjamin apakah usaha tersebut akan berjalan sesuai harapan atau tidak. Inilah alasan mengapa studi kelayakan bisnis diperlukan.

Yang dimaksud studi kelayakan bisnis adalah kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu usaha dengan mempertimbangkan berbagai aspek dalam rangka menentukan apakah suatu bisnis layak dijalankan atau tidak.

Apa saja aspek-aspek yang perlu diperhatikan ketika memulai usaha?

Aspek-aspek Kelayakan Bisnis

Ketika melakukan studi kelayakan bisnis, ada berbagai aspek yang perlu diteliti. Umumnya beberapa aspek yang dikaji meliputi:

  • Aspek Pasar

Aspek pasar penting dikaji untuk memastikan apakah produk yang dihasilkan memiliki daya jual atau tidak. Jika permintaan produk menunjukkan kecenderungan penurunan, sebaiknya proses studi kelayakan untuk pendirian usaha dihentikan.

Di tahap ini Anda perlu memperhatikan potensi pasar, jumlah konsumen, daya beli masyarakat, segmentasi, situasi persaingan di industri tersebut, dan lain-lain.

  • Aspek Hukum atau Legalitas

Aspek hukum menyangkut semua hal yang berhubungan dengan ketentuan hukum dalam mendirikan perusahaan. Misalnya izin lokasi, izin usaha, badan hukum, komoditas usaha termasuk yang diperbolehkan atau tidak dalam undang-undang, dan lain-lain.

  • Aspek Keuangan

Ilustrasi grafik keuangan. Foto: Pixabay

Penganggaran keuangan adalah hal yang harus dilakukan jika Anda ingin bisnis berjalan lancar. Penelitian aspek keuangan bisa berupa modal, proyeksi penjualan, harga produk, biaya pemasaran, dan lain-lain.

  • Aspek Manajemen

Aspek ini berkaitan dengan semua hal yang berhubungan dengan operasional perusahaan, mulai dari manajemen sumber daya hingga finansial. Analisis terhadap aspek manajemen sangat penting sebab beberapa proyek bisnis bisa gagal karena lemahnya manajemen.

  • Aspek Ekonomi dan Budaya

Dari sisi budaya, studi kelayakan menganalisis bagaimana perusahaan mempengaruhi kebiasaan adat masyarakat setempat.

Sedangkan dari sisi ekonomi, analisis mengkaji bagaimana perusahaan berdampak pada tingkat pendapatan per kapita di wilayah tempat perusahaan didirikan, pengaruhnya terhadap pendapatan nasional, dan lain-lain.

  • Aspek Dampak Lingkungan Eksternal

Sebelum bisnis dibangun, Anda perlu menganalisis bagaimana dampak usaha terhadap lingkungan di sekitarnya, yakni dampak terhadap air, tanah, udara, dan kesehatan manusia.

Manfaat Studi Kelayakan Bisnis

Ilustrasi bisnis. Foto: Shutterstock

Studi ini tidak hanya menguntungkan bagi pemilik usaha, tetapi juga pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan masing-masing terkait dengan bisnis yang yang ada. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari studi kelayakan bisnis:

  • Bagi Manajemen Perusahaan

Studi kelayakan bisnis bisa menjadi salah satu sumber pertimbangan dalam pengambilan keputusan manajemen. Misalnya sebagai pedoman dalam melaksanakan proyek di masa depan dan untuk mengetahui dana yang diperlukan.

  • Bagi Investor

Laporan studi kelayakan bisnis berguna untuk menilai apakah peluang usaha tersebut layak atau tidak, yang kemudian dijadikan pertimbangan penyaluran dana. Jika hasil studi kelayakan bisnis buruk, investor akan menghindari menanamkan modal di sebuah perusahaan.

  • Bagi Pemerintah

Studi kelayakan bisnis dapat digunakan oleh pemerintah sebagai dasar pengambilan keputusan dalam memberikan izin usaha.

  • Bagi Masyarakat

Studi kelayakan bisnis dapat digunakan oleh masyarakat untuk mengetahui apakah sebuah badan usaha ramah lingkungan atau tidak, serta apakah usaha tersebut dapat bermanfaat bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat setempat.

(ERA)