Sunnah Wudhu Sesuai Ajaran Rasulullah

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wudhu berasal dari kata wadha'ah yang artinya kebersihan dan kecerahan. Secara istilah, wudhu adalah membasuhkan air pada anggota-anggota tubuh tertentu untuk menghilangkan hal-hal yang dapat menghalangi seseorang melaksanakan sholat atau ibadah lain.
Wudhu merupakan salah satu syarat sah sholat. Wudhu juga merupakan bentuk ajaran Islam mengenai kebersihan. Sesuai perkataan Rasulullah, kebersihan adalah sebagian dari iman.
Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya aku diperintahkan untuk berwudhu apabila hendak mengerjakan sholat." (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, dan An-Nasa'i)
Begitu pentingnya wudhu hingga seorang Muslim dianjurkan untuk memperbagus wudhunya, memperhatikan rukunnya, dan sunnah-sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW. Apa saja sunnah wudhu yang diajarkan Rasulullah SAW? Simak penjelasan berikut.
Sunnah Wudhu Menurut Rasulullah
Mengutip buku Rahasia Butiran Air Wudhu oleh Mukhsin Matheer, berikut beberapa sunnah wudhu sesuai ajaran Rasulullah SAW:
Membaca bismillah ketika hendak berwudhu.
Madhmadah, yakni berkumur yang dilakukan secara berlebihan jika tidak berpuasa.
Istinsyaq, yakni menghirup air ke dalam lubang hidung saat membasuh hidung.
Disunnahkan mencelah-celahi jari-jari tangan dan kaki saat mencucinya.
Disunnahkan mencelah-celahi jenggot jika tebal, ketika membasuh muka.
Membasuh anggota tubuh (wudhu) yang kanan terlebih dahulu, kemudian baru yang kiri. Misalnya membasuh tangan kanan dahulu, lalu yang kiri.
Membasuh anggota wudhu sebanyak tiga kali.
Tidak berlebihan dalam menggunakan air.
Berdoa setelah wudhu.
(AFM)
