Syarat dan Makna Angpao dalam Tradisi Imlek bagi Masyarakat Tionghoa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tradisi bagi-bagi angpao selalu identik dengan hari raya Imlek atau tahun baru China. Pada tahun 2022, masyarakat Tionghoa dan umat Konghucu akan merayakannya secara serentak pada Selasa (1/2).
Secara bahasa, angpao berasal dari dua suku kata, yakni "ang" yang berarti merah dan "pao" yang berarti amplop. Jika diartikan secara harfiah, angpao adalah amplop merah.
Mengutip laman The Star, amplop tersebut biasanya berisi sejumlah uang untuk diberikan kepada kerabat terdekat. Warna merah pada angpao melambangkan keberkahan, kebaikan, serta kesejahteraan bagi orang yang menerimanya.
Angpao biasanya diberikan oleh orang yang sudah menikah dan berkeluarga. Apa syarat dan makna angpao dalam tradisi Imlek? Simak artikel berikut untuk mengetahui jawabannya.
Syarat dan Makna Angpao dalam Tradisi Imlek
Pembagian angpao biasanya diberikan saat malam, tepatnya sebelum perayaan Imlek dimeriahkan. Namun, sebagian orang Tionghoa ada yang memberikannya di pagi hari saat bersembahyang di vihara.
Amplop ini biasanya diberikan kepada anak-anak, keluarga yang belum menikah, dan orangtua. Harapannya, penerima angpao akan dilimpahkan rejeki dan keberuntungan selama tahun baru.
Angpao biasanya diberikan oleh orang yang sudah menikah dan berkeluarga. Mereka yang memiliki rejeki lebih harus membagikannya kepada orang yang masih lajang.
Penerima angpao tidak dibatasi. Amplop merah ini boleh diberikan kepada siapa saja termasuk sanak saudara, teman, asisten, sahabat, dan lain-lain.
Mengutip laman Modern Parenting, nominal uangnya tidak ditentukan dalam angka pasti. Pemberi angpao bebas menentukan jumlahnya sendiri, sesuai dengan kesanggupan ekonominya.
Namun, tidak disarankan mengisi angpao dengan uang yang bernilai ganjil. Sebab, angka ini identik dengan pemakaman.
Di sisi lain, ada pula pendapat yang mengatakan bahwa angpao tidak boleh diisi dengan uang yang memiliki angka empat jika dijumlahkan. Sama seperti angka ganjil, angka empat juga identik dengan kematian.
Kemudian, pemberian angpao tidak boleh melalui perwakilan. Seseorang harus memberikannya sendiri secara langsung. Sebab, ini menyangkut etika sopan santun yang harus diperhatikan.
Jika menilik sejarahnya, tradisi angpao sebenarnya sudah ada sejak zaman dinasti Qing yakni sekitar 221-206 SM. Pada saat itu, orang tua memberikan koin yang diikat benang merah kepada anak muda. Angpao ini dikenal dengan nama ya sui qian.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu angpao?

Apa itu angpao?
Angpao adalah amplop merah berisi uang yang menjadi tradisi dalam perayaan imlek. Biasanya dibagikan kepada sanak saudara dan keluarga.
Apa syarat membagikan angpao?

Apa syarat membagikan angpao?
Diberikan oleh orang yang sudah menikah, bukan bernominal ganjil, dan diberikan sendiri secara langsung.
Apa nama angpao pada dinasti Qing?

Apa nama angpao pada dinasti Qing?
Ya sui qian.
