Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Syarat Judul Artikel Ilmiah yang Baik
9 Januari 2024 16:56 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Judul merupakan komponen penting dalam penyusunan berbagai karya, termasuk artikel ilmiah. Syarat judul artikel ilmiah yang baik perlu diperhatikan mahasiswa sebelum membuat karya tulis.
ADVERTISEMENT
Artikel ilmiah adalah tulisan yang dihasilkan dari kegiatan penelitian atau kajian sistematis dan mendalam mengenai topik tertentu. Artikel tersebut biasanya ditulis oleh peneliti, ilmuwan, maupun akademisi untuk menyampaikan temuan, analisis, atau pemahaman baru kepada komunitas ilmiah.
Dalam menyusun artikel ilmiah, penulis harus memahami dan mengikuti struktur serta format penulisan agar gagasan dari hasil penelitian dapat dipahami dengan baik.
Lantas, apa saja syarat judul artikel ilmiah yang baik? Simak informasinya dalam ulasan berikut.
Syarat Judul Artikel Ilmiah
Judul dalam artikel ilmiah sangat penting karena berfungsi sebagai gambaran dari keseluruhan isi tulisan. Judul yang ditulis dengan baik akan menarik perhatian pembaca sekaligus membantu mereka memahami inti dari keseluruhan bacaan.
Umumnya, judul artikel ilmiah cenderung indikatif. Artinya, judul merujuk pada pokok bahasan bukan pada simpulan. Meski begitu, judul juga bisa bersifat informatif berupa ringkasan simpulan hasil penelitian.
ADVERTISEMENT
Berikut ini beberapa syarat judul artikel ilmiah sebagaimana dirangkum dari buku Pengantar Teknik Penulisan Karya Ilmiah oleh Khartini Kaluku (2023).
1. Sesuai dengan Topik
Syarat judul artikel ilmiah yang pertama adalah sesuai dengan topik atau tema yang dibahas. Judul bisa diambil dari pokok bahasan maupun ringkasan simpulan hasil penelitian.
2. Singkat
Judul artikel ilmiah ditulis dengan singkat, namun tetap informatif. Umumnya, panjang judul artikel ilmiah terdiri dari 10 sampai 12 kata. Untuk membuat judul yang singkat, gunakan bentuk frasa bukan kalimat. Contohnya, “Pronomina Persona yang Terdapat dalam Bahasa Aceh” dapat disingkat menjadi “Pronomina Persona Bahasa Aceh”.
3. Gunakan Bahasa Formal
Penulisan judul artikel ilmiah harus sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Perhatikan penggunaan huruf kapital dan tanda baca.
ADVERTISEMENT
4. Sertakan Kata Kunci
Alih-alih memakai frasa umum, buat judul yang spesifik dengan menggunakan kata kunci (keyword) yang relevan dengan topik artikel ilmiah. Selain membuat pembaca tertarik, menyertakan keyword juga akan membantu artikel ilmiah mudah ditemukan dalam mesin pencarian.
5. Hindari Akronim
Berbeda dari penulisan artikel populer dan karya tulis lain, penulisan judul karya ilmiah harus ditulis dengan jelas. Hindari pemakaian akronim atau singkatan yang tidak dikenal. Jika ingin menggunakan akronim, pastikan singkatan yang digunakan sudah dikenal secara umum.
(GLW)