Syarat Kerja Di Korea Selatan yang Harus Dipenuhi, Apa Saja?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang yang punya mimpi untuk bisa bekerja di luar negeri. Alasannya beragam, mulai dari standar gaji yang tinggi, lingkungan yang nyaman, jenjang karier yang jelas, dan lain-lain.
Biasanya, negara yang menjadi tujuan kebanyakan orang adalah negara-negara maju di wilayah Eropa. Namun, tak jarang juga ada yang memilih negara maju di kawasan asia seperti Korea Selatan.
Di Korea, ada syarat tertentu yang harus diperhatikan oleh WNA sebelum memutuskan untuk bekerja. Persyaratan tersebut mencakup kefasihan dalam berbahasa, kecakapan komunikasi, dan kelengkapan administrasi.
Mengutip buku Sukses Kerja dengan Ijazah SMA/SMK karya Bernard T. Wahyu (2010), WNA juga harus menyertakan sertifikat KLPT di awal pendaftaran. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang syarat kerja di Korea selengkapnya yang bisa Anda simak.
Syarat Kerja di Korea
Sebagaimana disebutkan sebelumnya, syarat kerja di Korea harus menyertakan sertifikat KLPT di awal pendaftaran. KLPT merupakan singkatan dari Korean Language Profiency Test.
KLPT berfungsi sebagai penguji kemampuan bahasa Korea calon pelamar. Dengan mengikuti tes tersebut, calon pelamar dapat mengetahui skor kemampuan bahasanya.
Selain menyertakan KLPT, calon pelamar juga harus memenuhi persyaratan lainnya. Umumnya, persyaratan tersebut diklasifikasikan menjadi beberapa poin, yaitu:
Laki-laki atau perempuan usia 18–39 tahun.
Pendidikan minimal SLTA atau sederajat.
Tidak sedang dicekal untuk bepergian ke luar negeri.
Sehat fisiknya dan tidak buta warna.
Lulus seleksi ujian kompetensi Bahasa Korea.
Nantinya, Anda akan diarahkan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk melalui tahapan prosesnya. LPK berasal dari instansi pemerintahan, perusahaan, atau perorangan (swasta).
Tidak hanya berfungsi sebagai penyelenggara pelatihan, LPK juga mampu menyalurkan pekerja ke berbagai perusahaan di Korea. Untuk mengikuti programnya, pekerja harus mengikuti kursus tambahan terlebih dahulu.
Adapun kursus yang harus diikuti yaitu EPS-TOPIK (Employment Permit System-Test Of Proficiency In Korean). Kursus ini dapat melatih pekerja agar bisa lancar berbahasa Korea.
Namun, Anda harus berhati-hati dalam memilih LPK. Jangan mudah percaya pada oknum agensi atau LPK yang bisa mempermudah Anda untuk segera bekerja di Korea.
Karena sejatinya tidak ada yang bisa menjamin 100%. Sebaiknya, ikuti lembaga resmi dan berjuang dengan kemampuan sendiri. Jangan mudah memberikan uang sogokan kepada oknum-oknum tak bertanggung jawab.
Budaya Kerja di Korea Selatan
Budaya kerja di Korea sangatlah berbeda dengan Indonesia. Hal ini disebabkan oleh perkembangan ekonomi yang lebih cepat disertai dengan kultur yang kuat.
Mengutip situs The Balance Career, Korea memiliki semagat profesionalisme yang tinggi. Berikut ini budaya kerja Korea Selatan lengkapnya yang bisa Anda simak:
1. Etika kerja yang tinggi
Karyawan diharapkan selalu menunjukkan dedikasi dan integritas dalam bekerja. Mereka harus menunjukkan rasa tanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan.
2. Sistem promosi yang adil
Perusahaan menetapkan sistem promosi berdasarkan prestasi karyawannya. Sehingga, karyawan yang bekerja keras akan mendapatkan hasil yang seimbang.
3. Mengutamakan kerja keras:
Korea Selatan mengutamakan sikap kerja keras, profesionalisme, dan tanggung jawab. Karyawan diharapkan dapat menunjukkan etos kerja yang tinggi.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu KLPT?

Apa itu KLPT?
KLPT merupakan singkatan dari Korean Language Profiency Test.
Apa pendidikan minimal jika ingin kerja di Korea?

Apa pendidikan minimal jika ingin kerja di Korea?
Pendidikan minimal SLTA atau sederajat.
Apa itu LPK?

Apa itu LPK?
Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)
