Syarat Pendaftaran STMKG 2026, Catat Ketentuan Umum dan Akademiknya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) resmi membuka Penerimaan Taruna Baru (PTB) untuk Tahun Akademik 2026/2027. Pendaftaran PTB STMKG 2026 dibuka mulai 18 hingga 30 Agustus 2026.
Tahun ini, STMKG menyediakan 130 kuota formasi untuk jenjang Sarjana Terapan (D4) yang tersebar di empat program studi. Formasi tersebut terdiri atas Program Studi Meteorologi sebanyak 50 kuota, Instrumentasi-MKG 30 kuota, Geofisika 25 kuota, dan Klimatologi 25 kuota.
Kesempatan ini terbuka bagi lulusan maupun calon lulusan SMA/sederajat dari semua jurusan yang memenuhi ketentuan. Bagi yang berminat mengikuti seleksi ini, simak syarat pendaftaran STMKG 2026 berikut.
Persyaratan Calon Taruna/i STMKG 2026
Sebelum melakukan pendaftaran STMKG 2026, calon peserta perlu memenuhi sejumlah persyaratan umum dan akademik yang telah ditetapkan.
Dikutip dari Buku Pedoman Penerimaan Taruna Baru Program Sarjana Terapan Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Tahun Akademik 2026/2027, berikut persyaratan yang perlu diperhatikan:
1. Persyaratan Umum
Pria atau wanita Warga Negara Indonesia (WNI).
Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, diperbolehkan menggunakan kacamata dengan lensa sferis maksimal minus (-) 4 D dan lensa silindris maksimal minus (-) 2 D.
Bersedia menjalani pengobatan LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) dengan biaya sendiri apabila dinyatakan diterima atau lulus seleksi.
Berusia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 November 2026.
Belum menikah serta bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
Bebas narkoba yang dibuktikan melalui tes kesehatan.
Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
Memiliki tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita dengan berat badan seimbang.
Bersedia bekerja di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sesuai ketentuan yang berlaku setelah lulus pendidikan serta siap ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Persyaratan Khusus Peserta Afirmasi
Khusus peserta jalur afirmasi, terdapat beberapa persyaratan umum tambahan yang harus dipenuhi. Persyaratan tersebut meliputi:
Memiliki akta kelahiran atau domisili sesuai identitas KTP/KK di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, atau Maluku.
Telah menyelesaikan pendidikan SD/sederajat, SMP/sederajat, maupun SMA/sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, atau Maluku.
Khusus peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP), harus memperoleh rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP).
2. Persyaratan Akademik
Selain memenuhi persyaratan umum, calon peserta juga harus memenuhi ketentuan terkait latar belakang pendidikan. Berikut persyaratan akademik untuk mendaftar STMKG 2026:
Lulus atau akan lulus SMA, Madrasah Aliyah (MA), SMK, atau sederajat dari semua jurusan.
Bagi peserta yang lulus pada 2026 tetapi ijazah belum diterbitkan, wajib menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) atau Surat Keterangan Aktif sebagai siswa Kelas XII.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS Jalur Sekolah Kedinasan Dibuka Hari Ini, Ada 4.770 Formasi
(ANB)
