Konten dari Pengguna

Syarat Sah Wudhu dan Keutamaannya Jika Diamalkan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi wudhu Foto: iStockphoto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wudhu Foto: iStockphoto

Sebelum beribadah, umat Muslim dianjurkan untuk mensucikan diri terlebih dulu dengan berwudhu. Anjuran ini dijelaskan dalam firman Allah surat Al-Baqarah ayat 222. Dalam ayat tersebut, Allah menyukai orang yang tobat dan orang yang mensucikan diri.

Wudhu juga memiliki banyak keutamaan, seperti menghilangkan kesusahan, mendatangkan kebaikan, menghapus dosa, dan meningkatkan derajat di hadapan Allah SWT. Keutamaan tersebut diriwayatkan dalam hadits berikut yang berbunyi:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ فَذَلِكُمْ الرِّبَاطُ

Artinya: “Maukah kalian aku tunjukkan tentang sesuatu (amalan) yang dengannya Allah menghapuskan dosa-dosa, dan mengangkat derajat-derajat?” Mereka berkata, “Mau, wahai Rasulullah!!” Beliau bersabda, “(Amalan itu) adalah menyempurnakan wudhu’ di waktu yang tak menyenangkan, banyaknya langkah menuju masjid, dan menunggu sholat setelah menunaikan sholat. Itulah pos penjagaan”. [HR. Muslim (586)]

Dari hadits tersebut dijelaskan bahwa untuk mendapatkan keutamaan dalam berwudhu, umat Muslim wajib menyempurnakan wudhunya. Syarat sah dan wajib wudhu merupakan hal yang harus diperhatikan.

Dalam buku Wudhu Rasulullah Menurut 4 Mazhab oleh Isnan Ansory, Lc, MA, terdapat perbedaan antara syarat wajib dengan syarat sah wudhu. Syarat wajib yang harus dipenuhi dalam diri seseorang adalah Muslim, berakal, baligh, tidak sedang haid atau nifas, menggunakan air, masuknya waktu ibadah, adanya hadats.

Sedangkan syarat sah adalah hal-hal yang jika tidak dilakukan, maka wudhu yang dikerjakan menjadi tidak sah. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan mengenai syarat sah wudhu.

Syarat Sah Wudhu

Mengutip buku Mukjizat Bewudhu oleh Drs. Oan Hasanuddin, MA., syarat sah wudhu menurut jumhur ada empat, yakni:

  1. Menyiramkan air secara merata ke semua anggota tubuh yang dibasuh.

  2. Menghilangkan apa-apa yang dapat menghalangi sampainya air ke anggota tubuh yang dibasuh.

  3. Berhentinya segala yang membatalkan wudhu ketika wudhu dimulai seperti haid, nifas, dan hadats kecil.

  4. Wudhu saat memasuki waktu ibadah dan masih memiliki udzur atau berhadats seperti menetesnya air seni. Syarat ini berdasarkan Jumhur fuqaha selain Hanifiah.

(PDN)