Syarat-Syarat Doa yang Dikabulkan Allah bagi Umat Muslim

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia bermakna permohonan (harapan, permintaan, pujian) kepada Tuhan. Doa berasal dari kata dalam bahasa Arab yaitu ad-du’a yang memiliki bentuk masdar da’a.
Dalam Islam, salah satu bentuk manifestasi keimanan seorang hamba kepada Allah SWT adalah berdoa. Doa menjadi kebutuhan ruhiyah bagi manusia yang beriman dan bisa dilakukan dalam segala kondisi, termasuk saat sedang kesulitan.
Kesulitan merupakan ujian yang akan selalu dihadapi manusia selama hidup. Namun, Allah SWT tidak akan memberikan cobaan yang berat melebihi batas kemampuan masing-masing hambanya. Dengan berdoa, seseorang bisa lebih kuat dalam menghadapi cobaan.
Doa juga merupakan cerminan akhlak seorang mukminin. Namun, umat Islam juga perlu mengetahui apa saja doa yang dikabulkan Allah. Apa saja syarat-syarat doa yang dikabulkan Allah?
Doa yang dikabulkan Allah
Fahruddin Ghozy menjelaskan dalam buku Rahasia Agar Doa Selalu Dikabulkan Allah, syarat-syarat doa yang dikabulkan Allah adalah sebagai berikut:
• Memahami Doa
Dalam berdoa, umat Muslim perlu memahami isi doa tersebut. Allah melarang makhluk-Nya berdoa yang melanggar ketentuan-Nya. Selain itu, Allah juga meminta hamba-Nya untuk berdoa meminta hal-hal yang masuk akal.
• Percaya Akan Dikabulkan
Berdoa kepada Allah berarti menggantungkan harapan kepada Sang Pemilik Segalanya. Allah sebagai pencipta alam semesta memiliki kuasa untuk mengabulkan semua doa.
Meyakini bahwa doa tersebut akan dikabulkan adalah fondasi dalam berdoa. Setiap Muslim harus memiliki keyakinan bahwa Allah akan mengabulkannya.
• Jangan Mendikte Allah
Pada dasarnya, doa adalah sebuah pengharapan terhadap kesulitan yang sedang yang dialami. Dalam berdoa, ada juga adab yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah tidak boleh berlebihan.
Berdoa dengan tulus akan memudahkan agar doa itu terwujud. Sikap tergesa-gesa dan memaksa Allah segera mengabulkan adalah sikap yang harus dihindari.
• Untuk Menolong Makhluk Lainnya
Allah selalu memberi memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berbagi kebaikan.Hal ini bisa dilakukan dengan membantu tetangga yang sedang mengalami kesulitan.
Allah sangat menyukai hamba-Nya yang menjalin hubungan baik dengan sesama. Bahkan, Allah akan membalas kebaikan tersebut dengan kebaikan yang lebih dahsyat.
• Waktu yang Mustajab
Ada waktu-waktu tertentu yang dianggap mustajab untuk berdoa. Mulai dari malam Lailatul Qadar, sepanjang bulan Ramadhan, dan pada waktu tengah malam setiap harinya. Umat Muslim dianjurkan untuk banyak berdoa di waktu-waktu tersebut.
(MH)
