Syarat Wajib Seseorang Mengeluarkan Zakat Mal yang Harus Dipenuhi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zakat adalah rukun Islam keempat yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim. Ada banyak macam zakat yang bisa dikerjakan, salah satunya adalah zakat mal.
Secara bahasa, zakat mal diartikan sebagai zakat harta. Sedangkan secara istilah, zakat mal adalah kewajiban umat Islam yang memiliki harta benda tertentu untuk diberikan kepada yang berhak sesuai dengan ketentuan nisabnya.
Tujuan utama zakat mal adalah membersihkan dan menyucikan harta benda umat Muslim dari hak-hak kaum miskin di antara mereka. Allah berfirman dalam surah az-Zariyat ayat 19 yang artinya:
“Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta.”
Untuk menunaikan zakat mal, ada syarat wajib yang harus dipenuhi. Apa saja? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.
Syarat Wajib Zakat dan Orang yang
Zakat termasuk kategori ibadah seperti sholat, haji, dan puasa yang telah diatur secara rinci dalam Alquran dan sunah. Zakat juga merupakan amal sosial kemasyarakatan yang praktiknya terus berkembang seiring dengan kemajuan zaman.
Zakat mal tidak bisa ditunaikan begitu saja. Ada ketentuan dan syarat khusus yang mengikatnya. Menurut Gustian Djuanda dalam buku Pelaporan Zakat Pengurang Pajak Penghasilan, ada beberapa syarat wajib seseorang mengeluarkan zakat mal, yaitu sebagai berikut:
Muslim. Orang yang wajib mengeluarkan zakat ialah mereka yang beragama Islam. Bagi mereka yang kafir dan murtad diwajibkan untuk menunaikannya.
Aqil, yaitu seorang Muslim yang dapat menggunakan akalnya dengan baik. Orang ini umumnya sehat secara jasmani dan rohani.
Baligh, yaitu seorang Muslim yang telah memasuki usia wajib zakat. Bagi wanita ditandai dengan menstruasi pertama, sedangkan bagi pria ditandai dengan sudah mengalami mimpi basah.
Memiliki harta yang mencapai nisab atau perhitungan minimal wajib zakatnya.
Adapun terkait hartanya, Islam memberlakukan syarat tertentu bagi umat Islam. Mengutip buku Fiqih untuk Madrasah Aliyah Kelas X, syarat-syaratnya adalah sebagai berikut:
Hartanya harus didapat dengan cara yang baik dan halal.
Hartanya berkembang dan berpotensi untuk dikembangkan, misal melalui kegiatan usaha perdagangan dan lain-lain.
Milik penuh. Artinya, harta tersebut di bawah kontrol kekuasaan pemiliknya, dan tidak tersangkut dengan hak orang lain.
Mencapai nisab. Artinya, harta tersebut mencapai jumlah minimal yang menyebabkannya terkena kewajiban zakat, misal nisab zakat emas 93,6 gr, nisab zakat hewan ternak kambing adalah 40 ekor dan sebagainya.
Sudah mencapai 1 tahun kepemilikan.
Sudah terpenuhi kebutuhan pokok. Karena yang dikeluarkan zakat adalah kelebihannya.
Adapun harta yang wajib dizakati oleh umat Islam meliputi binatang ternak, emas dan perak, hasil pertanian, harta perdagangan, barang tambang dan rikaz, serta harta pendapatan profesi.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan zakat mal?

Apa yang dimaksud dengan zakat mal?
Zakat mal adalah kewajiban umat Islam yang memiliki harta benda tertentu untuk diberikan kepada yang berhak sesuai dengan ketentuan nisab (ukuran banyaknya) dalam jangka waktu tertentu.
Berapa nisab untuk emas dan hewan ternak kambing?

Berapa nisab untuk emas dan hewan ternak kambing?
Nisab zakat untuk emas adalah 93,6 gr, sedangkan nisab untuk zakat hewan ternak kambing adalah 40 ekor.
Apa syarat wajib zakat mal?

Apa syarat wajib zakat mal?
Muslim, akil, baligh, hartanya mencapai nisab.
