Tahir Solo Museum: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daftar Koleksi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kota Solo menambah koleksi destinasi wisata edukasi lewat diresmikannya Tahir Solo Museum pada Sabtu (25/7). Pembangunan museum ini sudah dimulai sejak 2023 oleh Tahir Foundation.
Tahir Solo Museum berdiri di atas tanah seluas 5 hektare dan resmi menjadi museum terbesar di Indonesia. Menurut Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, kehadiran museum ini diharapkan bisa memantik rasa ingin tahu anak-anak dan menjadi ruang kolaborasi.
“Harapan saya, museum ini menjadi pemantik rasa ingin tahu anak-anak kita, ruang kolaborasi para mahasiswa, sekaligus destinasi edukasi kebanggaan warga Solo yang dapat dinikmati dari seluruh penjuru nusantara hingga dunia,” tulis Astrid Widayani di caption unggahan Instagram resminya, Senin (27/7).
Bagi yang ingin mengunjungi museum terbesar ini, simak informasi harga tiket, jam buka, dan daftar koleksinya berikut.
Harga Tiket Tahir Solo Museum
Untuk masuk Tahir Solo Museum, pengunjung harus membeli tiket terlebih dahulu. Harganya bervariasi tergantung status pengunjung, yakni:
Anak-anak dan pelajar: Rp 30.000
Dewasa: Rp 50.000
Selain itu, terdapat pula paket akses masuk museum selama satu tahun khusus untuk pelajar yang ingin belajar terkait STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Harganya dibanderol Rp 400.000 per orang.
Jam Buka Tahir Solo Museum
Tahir Solo Museum buka setiap hari Selasa hingga Minggu untuk masyarakat. Jam operasionalnya mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Hal ini disampaikan Pengelola Museum Tjoek Sugiharto.
"Insya Allah kita bisa buka mulai besok (Minggu, 26/7). Kita bukanya itu mulai jam 09.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB,” ujar Tjoek dikutip dari kumparanNEWS.
Daftar Koleksi Tahir Solo Museum
Merujuk informasi dari Instagram resmi @balaikota.solo, Tahir Solo Museum memadukan seni, sains, budaya, dan teknologi dalam satu ruang pembelajaran. Terdapat wahana STEM, koleksi fosil, tata surya, hingga galeri seni kontemporer dan teknologi. Berikut ini beberapa koleksi yang menarik untuk diamati atau dipelajari.
1. Fosil Omeisaurus tianfuensis
Fosil Omeisaurus tianfuensis yang ditampilkan dalam museum ini asli dan didatangkan langsung dari museum Tiongkok. Hal ini diutarakan ketua Tahir Foundation, Dato' Sri Tahir.
"Fosil (Omeisaurus) tersebut dipinjam dari Zigong, Tiongkok (China) selama enam bulan, tapi nanti kita minta perpanjangan dan masalah robotik, planet, itu terus ada perubahan. Jadi tidak menetap gitu aja," kata Tahir, Sabtu (25/7), dikutip dari kumparanNEWS.
Fosil yang punya punya leher sepanjang 20 meter itu bisa Anda lihat di lantai 1 museum bersama pemandangan batu meteor dan tata surya.
2. Replika Tata Surya
Naik ke lantai dua museum, terdapat pemandangan tata surya yang indah. Pengunjung bisa mengamati berbagai replika seperti matahari, planet-planet hingga astronaut.
3. Game Robotik
Di lantai tiga, pengunjung akan disajikan berbagai permainan game robotik yang menarik. Hal ini bisa mendorong pelajar untuk lebih semangat mempelajari teknologi dan sains.
Baca Juga: Kemenbud Resmikan Tahir Solo Museum, Ada Fosil Asli Omeisaurus dari China
(DEL)
