Tata Cara dan Doa Menyembelih Ayam Sesuai Syariat Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makanan tergolong sebagai kebutuhan pokok bagi manusia. Tanpa makanan, manusia tidak akan tumbuh dengan baik dan berisiko terserang penyakit. Untuk itu, Allah memberkati umat-Nya dengan hewan-hewan yang bisa dikonsumsi.
Namun, hewan yang dikonsumsi tidak boleh sembarangan. Allah telah menentukan hewan mana yang diperbolehkan dan dilarang untuk dikonsumsi. Salah satunya adalah hewan yang mati bukan karena disembelih atau bangkai.
Mengutip dari buku Makanan yang Halal dan Haram oleh Suryana, binatang yang akan dimakan harus disembelih dengan menyebut nama Allah. Syarat tersebut berlaku untuk semua hewan yang halal, termasuk ayam.
Ayam merupakan salah satu hewan yang paling sering dikonsumsi oleh manusia. Tapi banyak umat Muslim yang mengonsumsinya tanpa mengetahui darimana ayam tersebut berasal darimana atau bagaimana proses menyembelihnya.
Maka, penting bagi setiap Muslim untuk mengetahui tata cara dan doa menyembelih ayam. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasannya di bawah ini.
Doa Menyembelih Ayam
Berikut adalah bacaan doa menyembelih ayam dikutip dari laman NU Online.
Doa Menyembelih Ayam
Bismillaahi wallaahu akbar (Allahumma minka wa lak) Allahumma taqabbal minii
Artinya: Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. (Ya Allah, semua ini dari-Mu dan karena-Mu). Ya Allah, terimalah ini dariku.”
Doa Menyembelih Hewan Kurban
Allahuma hadzihi minka wa ilaika, fataabbal minni ya karim
Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.
Syarat dan Tata Cara Menyembelih Ayam
Dalam buku Fikih Kuliner oleh Abdul Wahab Abdussalam Thawilah, dijelaskan tata cara menyembelih ayam sesuai syariat Islam adalah sebagai berikut:
Sebelum disembelih, ayam diberikan air minum terlebih dahulu
Disunnahkan untuk menyembelih menggunakan pisau logam yang tajam agar ayam yang disembelih tidak kesakitan. Jika tidak ada, dimakruhkan memakai pisau dengan bahan yang lain.
Dimakruhkan menyembelih ayam di tempat yang bisa dilihat binatang lain karena akan menakutkan mereka.
Disunnahkan untuk membaringkan ayam dengan lembut di sisi kirinya agar jagal bisa menyembelih dengan tangan kanan dan memegang kepalanya dengan tangan kiri.
Disunnahkan untuk menghadapkan ayam yang akan disembelih ke arah kiblat, karena itulah arah yang dimuliakan.
Dianjurkan menyembelih ayam di tenggorokan dan dimakruhkan memotong kepala hingga putus atau menyembelih dari tengkuk.
Sebelum ayam disembelih, wajib membaca bismillah, sholawat, takbir, tahmid, dan doa menyembelih.
Jagal disunnahkan untuk menggorok pisau dengan cepat dan kuat untuk memotong tenggorongkan, kerongkongan, dan dua pembuluh darah leher. Itulah cara yang lebih menenangkan untuk ayam yang disembelih.
Dimakruhkan untuk mematahkan leher dan tulang belakang.
Dimakruhkan untuk menguliti ayam sebelum mati dan dingin, karena hal tersebut dianggap sebagai penyiksaan.
(ADB)
