Tata Cara dan Doa Ruku yang Diajarkan Rasulullah SAW

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ruku merupakan salah satu rukun shalat yang wajib ditunaikan. Saat seseorang sedang ruku, ia dianjurkan untuk mengagungkan Allah SWT. Oleh sebab itu umat Islam selalu membaca Subhaana rabbiyal 'adhiimi wabihamdihi (Maha suci Tuhanku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya) setiap ruku.
Tidak banyak yang tahu bahwa selain bacaan tersebut, Rasulullah juga memanjatkan doa lainnya. Berikut adalah tata cara dan doa ruku yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Tata Cara Ruku
Seperti gerakan shalat lainnya, ruku harus dilakukan dengan benar sesuai petunjuk Rasulullah. Mengutip buku Ringkasan Sifat Shalat Nabi oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-albani, beberapa hal yang juga perlu diperhatikan saat ruku yaitu:
Meletakkan kedua tangan di atas lutut sambil menekannya, dan merenggangkan jari-jemari seakan-akan mencengkeram kedua lutut.
Membentangkan dan meluruskan punggung, hingga jika seandainya dituangkan air di atasnya niscaya tidak akan tumpah.
Tidak menundukkan kepala dan tidak pula mendongakannya, melainkan menjadikannya sejajar dengan punggung.
Menjauhkan kedua siku dari pinggang.
Doa Ruku yang Diajarkan Rasulullah SAW
Mengutip buku 300 Doa dan Dzikir Pilihan terbitan Gema Insani (1999), terdapat sejumlah doa yang dipanjatkan Rasulullah kala ruku, yang pertama yaitu:
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي
Subhānakallāhumma rabbanā wa bi hamdik. Allāhummaghfir lī.
“Mahasuci Engkau ya Allah, Tuhan kami. Segala puji bagi-Mu wahai Tuhanku. Ampunilah dosaku.” (HR Bukhari dan Muslim)
Yang kedua yaitu,
سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ
Subbūhun quddūsun rabbul malā’ikati war rūh.
Artinya, “Maha bersih dan maha suci (Engkau), Tuhan malaikat dan roh (mailakat besar/Jibril/makhluk lain yang tidak terlihat oleh malaikat).” (HR Muslim)
Selain dua doa di atas, Rasulullah juga memanjatkan doa berikut ini:
سُبْحَانَ ذِي الْجَبَرُوْتِ وَاْلمَلَكُوْتِ وَالْكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ
Subhana dzil-jabaruuti wal-malakuuti wal-kibriyaa'i wal-'azhamah.
Artinya: "Mahasuci Engkau pemilik segala kekuasaan, kerajaan, kebesaran, dan keagungan." (HR Abu Daud).
(ERA)
