Konten dari Pengguna

Tata Cara Melakukan Puasa Syawal

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ramadhan Foto: Freepht
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ramadhan Foto: Freepht

Puasa Syawal merupakan puasa sunah yang dikerjakan setelah Idul Fitri. Puasa ini dilakukan selama enam hari berturut-turut di bulan Syawal. Bulan Ramadhan tahun ini sebentar lagi akan berakhir dan bulan Syawal akan datang.

Ketentuan berpuasa Syawal dilakukan selama enak hari. Berpuasa di bulan Syawal selama enam hari setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh. Rasulullah SAW menjelaskan dalam hadis

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal. Maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim, no. 1164).

Enam hari yang dimaksud bukanlah suatu syarat untuk harus melakukannya secara berurutan. Tidak apa-apa jika ingin melakukannya secara terpisah selama masih di bulan Syawal. Meskipun begitu, disunahkan untuk menunaikannya secara berturut-turut di awal bulan Syawal.

Semakin cepat dilakukan akan semakin baik karena pahalanya sangat besar. Sesuai firman Allah dalam Al Quran Surat Ali Imran Ayat 133:

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.”

Menurut Majmu’ Fatwa, orang yang masih memiliki utang puasa Ramadhan belum disebut telah berpuasa Ramadhan penuh. Bagi yang memiliki utang puasa Ramadhan sebaiknya dilunasi dahulu sebelum melaksanakan puasa Syawal. Ini dilakukan jika waktu bulan Syawal masih cukup untuk mengganti puasa Ramadhan dahulu.

Niat puasa Syawal dapat dilakukan di siang hari atau setelah terbit fajar. Seperti yang kita ketahui, niat puasa sebaiknya dilakukan malam hari atau sebelum subuh. Namun para ulama mengatakan hal ini berlaku untuk puasa wajib saja. Adapun niat puasa syawal sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Bagi yang berniat puasa Syawal di siang hari, dapat membaca niat berikut ini. Niat siang hari dibolehkan selama di hari itu Anda belum makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa lainnya sejak sebelum subuh.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى‎

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.”

(AYA)