Tata Cara Penggunaan Huruf Balok dan Contohnya Dalam Penulisan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Bahasa Indonesia, banyak pedoman tata cara penulisan termasuk penggunaan huruf balok. Jenis huruf satu ini memiliki makna yang berbeda dibandingkan dengan huruf kapital.
Huruf balok adalah huruf yang ditulis menggunakan huruf besar dalam setiap kalimatnya. Sedangkan huruf kapital sering digunakan untuk menuliskan hal-hal berkaitan dengan penulisan kalimat awal, nama atau gelar, akronim, dan lainnya sebagainya.
Pedoman tentang tata cara penulisan ini sendiri sudah diatur oleh Pemerintah. Simak penjelasan mengenai penggunaan dan penulisan huruf balok berikut ini.
Huruf Balok dan Tata Cara Penulisannya
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian huruf balok adalah tulisan tegak yang tidak dirangkai (sebagai huruf cetak). Umumnya, penggunaan huruf balok dilakukan pada suatu kata, kalimat, ataupun penggunaan singkatan yang umum digunakan.
Untuk tata cara penulisannya sendiri, huruf balok ditulis tegak dan tidak bersambung. Huruf balok dapat ditempatkan di posisi manapun dalam sebuah kalimat baik itu awal kalimat, tengah, maupun akhir.
Contoh penulisan huruf balok:
Irma kuliah di UGM
PANTUN adalah karya sastra
NIA SEDANG MEMBACA CERITA
Teks deskripsi mengajak pembaca untuk MERASAKAN, MELIHAT, dan MENDENGAR objek yang dipaparkan.
(HDP)
