Konten dari Pengguna

Tata Cara Salat Hajat Lengkap: Waktu Pelaksanaan, Niat, dan Doa

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi berdoa setelah melaksanakan salat hajat. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berdoa setelah melaksanakan salat hajat. Foto: Shutterstock

Salat hajat merupakan ibadah salat sunnah yang dilakukan ketika seseorang memiliki suatu hajat atau keinginan. Rasulullah SAW bersabda:

"Siapa yang berwudu dan sempurna wudunya, kemudian salat dua rakaat (salat hajat) dan sempurna rakaatnya, maka Allah berikan apa yang dia pinta cepat atau lambat." (HR.Ahmad)

Ibadah ini merupakan suatu bentuk ikhtiar agar keinginan manusia dikabulkan oleh Allah SWT. Oleh sebab itu, umat Islam sepatutnya mempelajari salat hajat. Bagaimana tata cara salat hajat yang benar agar keinginan dikabulkan? Berikut panduannya:

Waktu Pelaksanaan dan Jumlah Rakaat

Sholat hajat hendaknya dilakukan sebanyak 2 hingga 12 rakaat. Setiap 2 rakaat harus disertai dengan salam.

Sebenarnya salat hajat bisa dilakukan kapan saja, kecuali di waktu-waktu yang dilarang melakukan ibadah salat. Namun, waktu terbaik untuk melakukan salat hajat adalah malam hari, terutama di sepertiga bagian terakhir malam.

Tata Cara

Pelaksanaan salat hajat tidak jauh berbeda dengan salat-salat lainnya. Perbedaannya terdapat pada niat dan surat Alquran yang dianjurkan untuk dibaca dalam salat. Berikut tata caranya:

  1. Niat

Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillahi ta'ala

Artinya:

"Aku berniat sholat hajat sunah hajat dua rakaat karena Allah Ta'ala."

  1. Takbiratul Ihram

  1. Membaca Doa Iftitah

  1. Membaca Surat Alfatihah

  1. Membaca Salah Satu Surat dari Alquran

Boleh membaca surat apa saja yang sudah dipahami. Namun diutamakan jika pada rakaat pertama membaca surat Al Kafirun sebanyak 3 kali atau ayat Kursi sebanyak 1 kali. Di rakaat kedua dianjurkan membaca suarat Al Ikhlas sebanyak 3 kali.

  1. Ruku’ dengan Tuma’ninah

  1. I’tidal dengan Tuma’ninah

  1. Sujud

  1. Duduk di antara dua sujud

  1. Sujud kedua

  1. Berdiri untuk melakukan rakaat kedua seperti rakaat pertama

  1. Salam

Setelah salam, Anda dapat sujud kembali dengan maksud tadzallul untuk merendahkan diri di hadapat Allah SWT. Lakukan sembari membaca dzikir, sholawat, istighfar, tasbih, kalimat tauhid, dan doa keselamatan dunia dan akhirat.

Doa Salat Hajat

Laa ilaaha illallahul halimul karim. Laa ilaaha illallahul aliyyul adhim, subhanallahu rabbil arsyil adhim, walhamdu lillahi rabbil alamin.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah yang santun dan pemurah. Tiada Tuhan selain Allah yang maha tinggi dan agung. Mahasuci Allah, Tuhan Arasy yang megah. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam."

Setelah membaca doa tersebut, dianjurkan juga membaca doa berikut:

Allahumma inni as’aluka muujibati rahmatik wa azaaima maghfiratik wal ghanimata min kulli birrin was salamata min kulli ismin. laa tada’ li dzanban illa ghafartah wa laa hamman illa farrajtah wa laa hajatan hiya laka ridhan illa qadhaitaha ya arhamar rahimin.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Wahai Tuhan yang Maha Pengasih."

Setelah itu, Anda dapat menyampaikan hajat yang diinginkan, baik hajat duniawi (hajat dunia) maupun ukhrawi (hajat akhirat).

(ERA)