Konten dari Pengguna

Tata Cara Shalat Istisqa dan Bacaannya untuk Memohon Hujan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tata cara shalat Istisqa dan bacaannya. Foto: Unsplash/Annas Arfnahri
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tata cara shalat Istisqa dan bacaannya. Foto: Unsplash/Annas Arfnahri

Shalat Istisqa merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakukan oleh umat Islam ketika terjadi musim kemarau panjang atau kekeringan hebat. Kata Istisqa sendiri secara bahasa berarti permohonan air atau permohonan hujan kepada Allah SWT.

Menurut syariat Islam, shalat Istisqa dilakukan sebagai bentuk doa dan harapan agar Allah menurunkan rahmat berupa hujan untuk menyuburkan bumi. Agar mendapat keberkahan berlimpah, umat Islam perlu memahami tata cara shalat Istisqa dan bacaannya.

Dalam buku Panduan Lengkap Shalat Sunah Rekomendasi Rasulullah oleh Zezen Zainal Alim (2012) disebutkan bahwa mayoritas ahli fikih sepakat hukum shalat Istisqa adalah sunnah muakkadah. Artinya, shalat ini sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan tinggi karena termasuk amalan yang menyempurnakan ibadah wajib.

Keutamaan Shalat Istisqa

Ilustrasi tata cara shalat Istisqa dan bacaannya. Foto: Unsplash

Shalat Istisqa merupakan doa permohonan hujan, serta bentuk pengakuan atas kelemahan manusia di hadapan Allah SWT. Dalam buku 33 Macam Jenis Shalat Sunnah susunan Muhammad Ajib (2020) dijelaskan bahwa para ulama menegaskan banyak dalil yang menunjukkan kesunnahan shalat ini. Salah satunya terdapat dalam QS. Nuh ayat 10-12 yang berbunyi:

ููŽู‚ูู„ู’ุชู ุงุณู’ุชูŽุบู’ููุฑููˆุง ุฑูŽุจูŽู‘ูƒูู…ู’ ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ุบูŽููŽู‘ุงุฑู‹ุง . ูŠูุฑู’ุณูู„ู ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงุกูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ู…ูุฏู’ุฑูŽุงุฑู‹ุง . ูˆูŽูŠูู…ู’ุฏูุฏู’ูƒูู…ู’ ุจูุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ู ูˆูŽุจูŽู†ููŠู†ูŽ ูˆูŽูŠูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฌูŽู†ูŽู‘ุงุชู ูˆูŽูŠูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฃูŽู†ู’ู‡ูŽุงุฑู‹ุง

Artinya: โ€œMaka aku katakan kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, serta mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu.โ€

Ayat ini menjadi pengingat bahwa istighfar dan doa adalah kunci turunnya rahmat Allah berupa hujan. Karena itu, shalat Istisqa sunnah dilakukan bagi umat Islam yang membutuhkan karunia-Nya.

Tata Cara Shalat Istisqa

Ilustrasi tata cara shalat Istisqa dan bacaannya. Foto: Pexels

Shalat Istisqa biasanya dilakukan secara berjamaah di tanah lapang tanpa adzan dan iqamah, mirip dengan pelaksanaan shalat Id. Berdasarkan buku Buku Pintar Agama Islam, Abu Aunillah (2015:143), berikut tata cara pelaksanaannya:

1. Membaca Niat Shalat

Shalat Istisqa diawali dengan niat bersamaan dengan takbiratul ihram. Lafal niatnya yakni:

ุฃูุตูŽู„ู‘ููŠ ุณูู†ู‘ูŽุฉูŽ ุงู„ุฅูุณู’ุชูุณู’ู‚ูŽุงุกู ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู (ุฅูู…ูŽุงู…ู‹ุง / ู…ูŽุฃู’ู…ููˆู…ู‹ุง) ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Ushallii sunnatal istisqa-i rakโ€˜ataini (imaaman/maโ€˜muuman) lillahi taโ€˜aalaa.

Artinya: โ€œSaya berniat shalat sunnah Istisqa dua rakaat (sebagai imam/makmum) karena Allah Taโ€™ala.โ€

2. Shalat Dua Rakaat

Rakaat pertama diawali dengan tujuh kali takbir. Sementara rakaat kedua dengan lima kali takbir, sebagaimana shalat Idulfitri dan Iduladha.

3. Bacaan Surat Panjang

Imam dianjurkan membaca surat-surat Al-Qurโ€™an yang panjang, misalnya surat Qaf, Al-Aโ€˜la, atau lainnya yang memiliki makna mendalam.

4. Nasihat dan Doa Setelah Salam

Setelah shalat selesai, imam menghadap jamaah untuk menyampaikan nasihat singkat dan memperbanyak istighfar. Kemudian imam kembali menghadap kiblat untuk memimpin doa, yang diaminkan oleh makmum.

5. Khotbah dua kali

Khotbah dilakukan sebanyak dua kali setelah berdoa. Pada khotbah pertama, khatib membaca istighfar sembilan kali, sedangkan pada khotbah kedua dibaca tujuh kali.

Khotbah ini berisi seruan untuk bertobat, memperbanyak istighfar, dan memohon ampun kepada Allah SWT agar rahmat-Nya segera turun.

Baca juga: Syarat Jamak Shalat Berapa Km? Ini Jawabannya dalam Islam

Bacaan Doa Shalat Istisqa

Ilustrasi tata cara shalat Istisqa dan bacaannya. Foto: Unsplash/levi meir clancy

Setelah shalat, umat Islam disunnahkan membaca doa khusus untuk memohon turunnya hujan. Berikut bacaan doa shalat Istisqa sebagaimana tertulis dalam buku Tata Cara Shalat Lengkap, Yoli Hemdi (2018:123):

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุณู’ู‚ูู†ูŽุง ุบูŽูŠู’ุซู‹ุง ู…ูุบููŠุซู‹ุง ู…ูŽุฑููŠุฆู‹ุง ู‡ูŽู†ููŠุฆู‹ุง ู…ูŽุฑููŠุนู‹ุง ุบูŽุฏูŽู‚ู‹ุง ู…ูุฌูŽู„ูŽู‘ู„ู‹ุง ุนูŽุงู…ูŽู‘ุง ุทูŽุจูŽู‚ู‹ุง ุณูŽุญู‹ู‘ุง ุฏูŽุงุฆูู…ู‹ุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุณู’ู‚ูู†ูŽุง ุงู„ู’ุบูŽูŠู’ุซูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุงู†ูุทููŠู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุณู’ู‚ูู†ูŽุง ุบูŽูŠู’ุซู‹ุง ู…ูุบููŠุซู‹ุง ู…ูŽุฑููŠุฆู‹ุง ู‡ูŽู†ููŠุฆู‹ุง ู…ูŽุฑููŠุนู‹ุง ุบูŽุฏูŽู‚ู‹ุง ู…ูุฌูŽู„ูŽู‘ู„ู‹ุง ุนูŽุงู…ูŽู‘ุง ุทูŽุจูŽู‚ู‹ุง ุณูŽุญู‹ู‘ุง ุฏูŽุงุฆูู…ู‹ุง

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุณู’ู‚ูู†ูŽุง ุงู„ู’ุบูŽูŠู’ุซูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุงู†ูุทููŠู†ูŽ

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูŽู‘ ุจูุงู„ู’ุนูุจูŽุงุฏู ูˆูŽุงู„ู’ุจูู„ูŽุงุฏู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽู‡ูŽุงุฆูู…ู ูˆูŽุงู„ู’ุฎูŽู„ู’ู‚ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุจูŽู„ูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูŽู‡ู’ุฏู ูˆูŽุงู„ุถูŽู‘ู†ู’ูƒู ู…ูŽุง ู„ูŽุง ู†ูŽุดู’ูƒููˆ ุฅูู„ูŽู‘ุง ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูŽู†ู’ุจูุชู’ ู„ูŽู†ูŽุง ุงู„ุฒูŽู‘ุฑู’ุนูŽ ูˆูŽุฃูŽุฏูุฑูŽู‘ ู„ูŽู†ูŽุง ุงู„ุถูŽู‘ุฑู’ุนูŽ ูˆูŽุงุณู’ู‚ูู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชู ุงู„ู’ุณูŽู…ูŽุงุกู ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุจูุชู’ ู„ูŽู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชู ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุฑู’ููŽุนู’ ุนูŽู†ูŽู‘ุง ุงู„ู’ุฌูŽู‡ู’ุฏูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุฌููˆุนูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุนูุฑู’ูŠูŽ ูˆูŽุงูƒู’ุดููู’ ุนูŽู†ูŽู‘ุง ุงู„ู’ุจูŽู„ูŽุงุกูŽ ู…ูŽุง ู„ูŽุง ูŠูŽูƒู’ุดูููู‡ู ุบูŽูŠู’ุฑููƒูŽ

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูŽุง ู†ูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑููƒูŽ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ูƒูู†ู’ุชูŽ ุบูŽููŽู‘ุงุฑู‹ุง ููŽุฃูŽุฑู’ุณูู„ู ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงุกูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ู…ูุฏู’ุฑูŽุงุฑู‹ุง

Allฤhummasqinฤ ghaitsan mughฤซtsan hanฤซ'an marฤซ'an (lan riwayat murฤซ'an) ghadaqan mujallalan thabaqan sahhan dฤ'iman.

Allฤhummasqinฤl ghaitsa, wa lฤ taj'alnฤ minal qฤnithฤซn.

Allฤhumma inna bil 'ibฤdi wal bilฤdi wal bahฤ'imi wal khalqi minal balฤ'i wal juhdi wad dhanki mฤ lฤ nasykลซ illฤ ilaika.

Allฤhumma anbit lanaz zar'a, wa adirra lanad dhar'a, wasqinฤ min barakฤtis samฤ'i, wa anbit lanฤ min barakฤtil ardhi.

Allฤhummarfa' 'annal jahda wal jลซ'a wal 'urฤ, waksyif 'annal balฤ'a mฤ lฤ yaksyifuhลซ ghairuka.

Allฤhumma innฤ nastaghfiruka, innaka kunta ghaffฤrฤ, fa arsilis samฤ'a 'alainฤ midrฤrฤ

Artinya:

โ€œYa Allah, turunkan kepada kami air hujan yang menolong, mudah, menyuburkan, yang lebat, banyak, merata, menyeluruh, dan bermanfaat abadi. Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan. Jangan jadikan kami termasuk orang yang berputus harapan.

Ya Allah, sungguh banyak hamba, negeri, dan jenis hewan, dan segenap makhluk lainnya mengalami bencana, paceklik, dan kesempitan di mana kami tidak mengadu selain kepada-Mu. Ya Allah, tumbuhkan tanaman kami, deraskan air susu ternak kami, turunkan pada kami air hujan karena berkah langit-Mu, dan tumbuhkan tanaman kami dari berkah bumi-Mu.

Ya Allah, angkat dari bahu kami kesusahan paceklik, kelaparan, ketandusan. Hilangkan dari kami bencana yang hanya dapat diatasi oleh-Mu. Ya Allah, sungguh kami memohon ampun kepada-Mu, karena Kau adalah maha pengampun. Maka turunkan pada kami hujan deras dari langit-Mu.โ€

(SLT)