Tata Cara Shalat Tolak Bala Lengkap beserta Bacaan Doanya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Shalat tolak bala adalah shalat yang dilakukan untuk memohon kepada Allah SWT agar senantiasa terhindar dari marabahaya. Dengan mengamalkan shalat ini, diharapkan bisa menolak, menghalangi, dan menjaga seseorang sebelum datang ujian dalam bentuk bencana atau malapetaka.
Imam al-Raziy dalam kitab Mukhtar al-Shihab, kata bala digunakan untuk menggambarkan ujian yang baik dan buruk. Salah satu istilah yang hampir mirip dengan bala adalah musibah.
Dikutip dari buku Kitab Doa-doa Tolak Bala oleh Siti Nur Aidah, dkk, perbedaan bala dengan musibah ada pada asal datangnya sebuah ujian. Jika musibah adalah ujian yang datang akibat dari tingkah laku manusia itu sendiri, bala merupakan ujian yang datangnya mutlak dari Allah SWT.
Kata bala juga dijelaskan dalam Alquran surat Muhammad ayat 31.
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتّٰى نَعْلَمَ الْمُجٰهِدِيْنَ مِنْكُمْ وَالصّٰبِرِيْنَۙ وَنَبْلُوَا۟ اَخْبَارَكُمْ
Artinya: Dan sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar di antara kamu; dan akan Kami uji perihal kamu.
Selanjutnya, dikutip dari buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet oleh Puspa Swaara, dkk, shalat tolak bala disebut juga dengan shalat lidaf’il bala. Shalat ini dikerjakaan sebanyak dua hingga empat rakaat. Sedangkan waktunya bisa dilakukan kapan saja, sesuai yang dikehendaki.
Lalu, bagaimana niat dan tata cara shalat tolak bala? Simak ulasan berikut.
Niat Shalat Tolak Bala
اُصَلِّي سُنَّةً لِدَفْعِ الْبَلاَءِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal lidaf'il balaa rokatainii lillaahi ta'ala.
Artinya: Saya niat shalat sunah tolak bala dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Shalat Tolak Bala
Cara melakukan shalat tolak bala sama dengan melakukan shalat sunnah lainnya. Hanya saja terdapat sejumlah anjuran pada surat pendek yang dibaca.
1. Pada rakaat pertama, setelah membaca surat Al Fatihah, dianjurkan membaca surat Al-Kausar sebanyak 17 kali.
2. Pada rakaat kedua, setelah Al Fatihah, dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali.
3. Pada rakaat ketiga, setelah membaca Al Fatihah, dilanjutkan membaca surat Al Falaq sebanyak 1 kali.
4. Pada rakaat keempat, setelah Al Fatihah, dianjurkan membaca surat An-Nas sebanyak 1 kali.
Doa Shalat Tolak Bala
Setelah melaksanakan shalat tolak bala sesuai dengan ketentuannya, umat Muslim dianjurkan memanjatkan doa keselamatan, yaitu:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمْ يَاشَدِيْدُالْقُوَّى وَيَاشَدِيْدَالْمِحَالِ اّللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوذُبِكَ بِكَلِمَتِكَ التَّّآمَّاتِ كُلِّهَا مِنَ الرِّيحِ الْاَحْمَرِ وَمِنَ الدَّاءِ الْاَكْبَرِ فِي النَّفْسِ وَالدَّمِّ وَاللَّحْمِ وَالْعُظْمِ وَالْْجُلُوْدِ وَالْعُرُوقِ سُبْحَانَكَ إِذَاقَضَيْتَ اَمْرًا أَنْتَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونَ, اَللهُ اَكْبَرْاَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ برحمتك يآارحم الرّا حمين
Bismillahirrahmanirrahim, ya sayyidaaquwaa way aa saadiidaalmihaali allahumma inni au’udzuubika bikalimaatika taammaati kullihaa minar riihil ahmari waminad daa-il akbari fin nafsi waddami wallahmi wal’udzmi wal uruuqi subhaanaka idzaa qhodhoita amron antaquula lahuu kun fayakuun. Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar birrahmatika yaa arhamarrohimin.
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dengan kalimat-Mu yang sempurna dari angin merah dan penyakit yang besar di jiwa, daging, tulang dan urat. Maha Suci Engkau apabila memutuskan sesuatu hanyalah berkata kepadanya, “Jadilah” maka “jadilah ia”. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Dengan Rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
(IPT)
