Konten dari Pengguna

Tata Cara Sholat Rebo Wekasan beserta Niat dan Doanya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tata cara sholat Rebo Wekasan. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tata cara sholat Rebo Wekasan. Foto: Pexels.

Tata cara sholat rebo wekasan hampir sama seperti sholat sunnah lainnya. Sholat ini biasa dijalankan masyarakat Islam di Pulau Jawa pada hari Rabu terakhir bulan Safar.

Sholat rebo wekasan dikenal juga dengan sebutan sholat lidaf’il bala. Sholat sunnah ini biasa dikerjakan untuk menolak musibah atau bencana yang sifatnya membahayakan.

Masyarakat Jawa percaya bahwa Allah SWT menurunkan ratusan ribu bencana pada Rabu terakhir bulan Safar atau pada Rabu Wekasan. Ini didasarkan pada kesaksiaan waliyullah dalam Kitab Kanzun Najah Was-surur fi fadhail al Azmina was-shuhur karangan Syaikh Abdul Hamid al-Quds.

Konon, wali tersebut sudah mencapai maqam kasyaf, sehingga bisa melihat hal-hal ghaib yang tidak bisa dilihat oleh manusia biasa. Agar lebih paham tata cara sholat rebo wekasan, simaklah panduannya berikut ini.

Niat dan Tata Cara Sholat Rebo Wekasan

Ilustrasi tata cara sholat Rebo Wekasan. Foto: Pexels.

Tata cara sholat Rebo Wekasan sama seperti sholat sunnah pada umumnya. Dikutip dari jurnal Agama Dan Tradisi Lokal (Studi Atas Pemaknaan Tradisi Rebo Wekasan di Desa Jepang, Mejobo, Kudus oleh Mohammad Dzofir, sholat ini dikerjakan dalam empat rakaat dan dua kali salam.

Berikut bacaan niat dan tata cara sholat rebo wekasan atau lidaf’il bala yang bisa dijadikan panduan umat Muslim:

  • Menghadap kiblat sambil membaca niat dalam hati. Bacaannya sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةً لِدَفْعِ الْبَلَاءِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى. اللهُ أَكْبَرُ

Ushali sunatan idaf’il balai rakataini lilahita’ala

Artinya: Saya niat sholat idaf’il bala dua rakaat menghadap kiblat karena Allah SWT.

  • Pada rakaat pertama membaca doa iftitah, Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan membaca surat Al-Kautsar sebanyak 17x.

  • Pada rakaat kedua, setelah membaca Al-Fatihah dilanjutkan membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 5x.

  • Pada rakaat ketiga, baca doa iftitah dan Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan membaca surat Al-Falaq sebanyak 1x.

  • Pada rakaat keempat, baca Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan membaca surat An-Nas sebanyak 1x.

Doa Rebo Wekasan

Ilustrasi tata cara sholat Rebo Wekasan. Foto: Pexels.

Setelah selesai sholat, imam akan memimpin jemaah untuk membaca doa Rebo Wekasan. Doa tersebut didaraskan untuk menolak bencana dan musibah. Berikut bacaannya dikutip dari Kitab Kanzun Najah Was-surur fi fadhail al Azmina was-shuhur karya Syekh Abdul Hamid Al-Quds:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وَصَلىَّ اللهُ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ يَا شَدِيْدَ الْقُوَى وَيَا شَدِيْدَ الْمِحَالِ يَا عَزِيْزُ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيْعُ خَلْقِكَ اِكْفِنِيْ مِنْ جَمِيْعِ خَلْقِكَ يَا مُحْسِنُ يَا مُجَمِّلُ يَا مُتَفَضِّلُ يَا مُنْعِمُ يَا مُكْرِمُ يَا مَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا أَنْتَ اِرْحَمْنِيْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ اللهم بِسِرِّ الْحَسَنِ وَأَخِيْهِ وَجَدِّهِ وَأَبِيْهِ وَأُمِّهِ وَبَنِيْهِ اِكْفِنِيْ شَرَّ هَذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ يَا كَافِيَ الْمُهِمَّاتِ يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ فَسَيَكْفِيْكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَصَلىَّ اللهُ تَعَالىَ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Alhamdulillahi rabbil’aalamina washollallaahu ta’aalaa ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi washohbihi wasallama. Allahumma yaa syadiidal quraa wayaa syadidal mihali yaa ‘adzidzu yaa man dzallat. Li’izzatika jamii’u khalqika ikfinii min jamii’I khalqika yaa muhsinu yaa mujammilu yaa mutafadh-dhilu yaa mun’imu yaa mukrimu yaa man laa ilaaha illa anta bi rahmatika yaa arhamar raahimiin. Allaahumma bisirril hasani wa akhiihi wa jaddihi wa abiihi ikfinii syarra haadzal yawma wa maa yanzilu fiihi yaa kaafii fasayakfiyukahumul-laahu wa huwas-samii’ul ‘aliim. Wa hasbunallaahu wa ni’mal wakiilu wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. Wa shallallaahu ta’aalaa ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wasallam.

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah memberikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya. Ya Allah, yang Maha Perkasa, segala makhluk tunduk kepada kemuliaan-Mu. Lindungilah aku dari segala makhluk-Mu. Wahai dzat yang Maha Baik, yang Maha Indah, yang Maha Pemurah, yang Maha Pemberi, dan yang Maha Mulia, sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Engkau. Berikanlah aku rahmat-Mu wahai dzat yang Maha Pemurah di antara yang pemurah. Ya Allah, dengan rahasia Hasan, saudara kandungnya, kakeknya, ayahnya, ibunya, dan anak-anaknya, lindungilah aku dari segala kejahatan hari ini dan apa yang turun pada hari ini. Wahai yang Maha Cukup untuk mengatasi semua urusan, wahai yang Maha Menjauhkan bencana. Cukuplah Allah sebagai pelindung kami dan Dia-lah sebaik-baiknya pelindung. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali atas izin Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad dan keluarganya serta sahabatnya.

Baca Juga: Doa Minta Ampun kepada Allah atas Dosa yang Diperbuat

(GLW)