Tata Cara Sholat Tarawih 4 4 3 serta Bacaan Niatnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Ramadhan merupakan momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah. Salah satunya dengan melaksanakan salat Tarawih dan Witir.
Salat Tarawih biasanya secara berjamaah di masjid, tetapi juga dapat dikerjakan secara mandiri di rumah bagi yang berhalangan hadir ke masjid. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa cara dalam mengerjakan salat Tarawih, salah satunya dengan format 4 rakaat Tarawih, 4 rakaat Tarawih, dan 3 rakaat Witir (4-4-3).
Bagaimana tata cara sholat Tarawrih 4 4 3? Pahami urutan rakaat dan bacaan niatnya dalam penjelasan di bawah ini.
Hadist tentang Salat Tarawih 4 4 3
Secara umum, ada dua pendapat mengenai tata cara pelaksanaan salat Tarawih. Pertama, salat Tarawih dilakukan dengan dua rakaat lalu salam. Sementara pendapat kedua menyatakan bahwa salat Tarawih dapat dikerjakan dengan empat rakaat sekaligus sebelum salam.
Salah satu cara yang sering diterapkan dalam salat Tarawih adalah menggunakan format 4 rakaat, 4 rakaat, dan 3 rakaat witir. Cara ini disebutkan pada hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiallahu ‘anha:
"Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah melakukan salat sunah pada bulan Ramadan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat. Beliau salat empat rakaat dan jangan engkau tanya bagaimana bagus dan indahnya. Kemudian, beliau salat lagi empat rakaat, dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau salat lagi tiga rakaat (Witir)."
Berdasarkan hadis ini, pelaksanaan salat Tarawih dengan format 4-4-3 dianggap sah dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Tata cara pelaksanaannya berbeda dari salat Tarawih 2 rakaat.
Tata Cara Salat Tarawih 4 4 3
Setelah memahami hadisnya, ketahui juga tata cara sholat Tarawih 4 4 3. Berikut urutan pelaksanaan shalat Tarawih empat rakaat menurut buku Tuntunan Salat Tarawih dan Witir 2024 oleh Kementerian Agama:
Ucapkan takbir saat takbiratul ihram, setelah membaca niat dalam hati.
Selanjutnya, baca surah Al-Fatihah dan satu surah dalam Al-Qur'an.
Rukuk.
Iktidal.
Sujud pertama.
Duduk di antara dua sujud.
Sujud kedua.
Bangkit ke rakaat kedua sambil mengucapkan "Allahu Akbar".
Kerjakan rakaat kedua sesuai dengan urutan gerakan di rakaat pertama.
Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduklah untuk tasyahud awal.
Bangkit ke rakaat ketiga sambil mengucapkan "Allahu Akbar".
Kerjakan rakaat ketiga dan keempat sesuai urutan sebelumnya.
Setelah sujud kedua pada rakaat keempat, duduklah untuk tasyahud akhir.
Ucapkan salam dengan menoleh ke kanan dan kiri.
Selanjutnya, kembali melakukan salat empat rakaat sekali salam. Salat Tarawih akan genap menjadi 8 rakaat.
Baca juga: Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir beserta Keutamaannya
Bacaan Niat Salat Tarawih 4 Rakaat
Niat adalah salah satu rukun dalam pelaksanaan salat. Saat hendak menunaikan shalat Tarawih, seorang Muslim juga harus mengucapkan niat.
Niat dapat diucapkan dalam hati sebagai bentuk kesungguhan dalam beribadah. Berikut bacaan niat salat Tarawih 4 rakaat yang dapat dibaca bersamaan dengan takbiratul ihram:
1. Niat Salat Tarawih 4 Rakaat sebagai Imam
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushalli sunnatat Tarāwīhi arba’a raka’atim mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.)
Artinya: "Aku menyengaja salat sunah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Ta'ala."
2. Niat Salat Tarawih 4 Rakaat sebagai Makmum
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushalli sunnatat Tarāwīhi arba’a raka’atim mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.)
Artinya: "Aku menyengaja salat sunah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
3. Niat Salat Tarawih 4 Rakaat Sendiri
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushalli sunnatat Tarāwīhi arba’a raka’atim mustaqbilal qiblati lillāhi ta‘ālā.)
Artinya: "Aku menyengaja salat sunah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta'ala."
(SLT)
