Konten dari Pengguna

Teks Narasi Sejarah: Pengertian, Struktur dan Langkah Penyusunannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teks Narasi Sejarah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Teks Narasi Sejarah. Foto: Pixabay

Teks narasi sejarah adalah teks yang berisi peristiwa sejarah namun disampaikan dengan narasi. Biasanya, teks narasi sejarah berisi tentang fakta akan kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal atau latar belakang sesuatu yang memiliki nilai sejarah.

Menurut buku My Arts-Informed Narrative Inquiry into Homophobia in Elementary Schools as a Supply Teacher oleh Gosse D., murid lebih menyukai penggunaan teks narasi, fiksi, berimajinasi, dan penggabungan seni yang membuat pembelajaran lebih menarik. Oleh sebab itu, teks narasi sejarah sangat diperlukan agar membuat murid tertarik untuk mempelajarinya.

Struktur Teks Narasi Sejarah

Teks Narasi Sejarah. Foto: Pixabay

Melansir dari buku Siswa Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAN Kelas XII oleh Tim Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), berikut struktur teks narasi sejarah.

BACA JUGA: Pengertian, Struktur, dan Ciri-ciri Teks Narasi

  • Pengenalan situasi cerita

Bagian ini merupakan perkenalkan latar belakang baik waktu, tempat, maupun lokasi dan awal mula kejadian atau peristiwa. Tokoh dan hubungan antartokoh juga mulai diperkenalkan dengan cara yang sesuai dengan kebutuhannya.

  • Pengungkapan peristiwa

Bagian ini mengungkapkan peristiwa atau kejadian awal yang berpotensi menimbulkan berbagai masalah, pertentangan, atau kesukaran yang menghadang tokoh, terutama tokoh utama (protagonis).

  • Konflik

Di sini mulailah terjadi peningkatan masalah, pertikaian atau peristiwa lainnya yang menyebabkan kesukaran tokoh ikut meningkat pula.

  • Puncak Konflik (komplikasi)

Merupakan bagian yang paling mendebarkan, menghebohkan dan memuncak dari masalah, pertikaian atau peristiwa lainnya yang dihadapi oleh para tokohnya.

  • Penyelesaian (resolusi)

Jika tidak dilanjuti oleh koda, bagian ini adalah akhir dari cerita yang berisi pengungkapan bagaimana tokoh utama dan tokoh lainnya menyelesaikan berbagai permasalahan yang menimpanya. Terkadang dapat melalui penjelasan maupun penilaian terhadap nasib dan sikap yang dialami oleh tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa.

  • Koda

Merupakan komentar yang membahas kembali isi semua peristiwa dan perilaku tokoh yang terlibat. Terkadang bagian ini memberikan interpretasi amanat, tetapi tidak disarankan. Lebih baik biarkan pembaca menyimpulkannya sendiri. Bagian ini adalah opsional, terkadang koda digunakan untuk membuat semacam teaser untuk buku lanjutannya.

Langkah Menyusun Teks Sejarah

Teks Narasi Sejarah. Foto: Pixabay

Menurut buku Jenis-jenis Teks yang ditulis oleh Kosasih E., berikut beberapa langkah untuk menyusun atau menulis teks sejarah.

  1. Tentukan tema. Sejarah apa yang akan digunakan sebaga latar dan penyokong utama dari teks cerita sejarah?

  2. Buat kerangka sejarah terlebih dahulu dan dapat disusun dengan secara: a) kronologis, b) sebab akibat, c) tindakan tokoh, d) urutan tempat, e) rentetan peristiwa.

  3. Cari literatur, sumber sejarah, buku, dan media yang relevan lainnya untuk mengumpulkan fakta-fakta sejarah.

  4. Kembangkan menjadi teks sejarah dahulu jika diperlukan, kemudian tuangkan sejarah tersebut dalam cerita sejarah yang diinginkan sesuai dengan imajinasi.

  5. Cermati kembali teks cerita sejarah yang disusun, baik itu struktur, isi ataupun kaidah kebahasaanya.

(NDA)