Konten dari Pengguna

Tema Hari Bumi 2025 dan Pesan Penting di Baliknya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tema Hari Bumi 2025 mengusung nilai kebersamaan untuk meningkatkan kepedulian terhadap bumi. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Tema Hari Bumi 2025 mengusung nilai kebersamaan untuk meningkatkan kepedulian terhadap bumi. Foto: Pexels

Hari Bumi adalah momen penting yang diperingati di berbagai belahan dunia setiap tanggal 22 April. Peringatan ini menjadi pengingat bagi semua orang untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan bumi tempat kita tinggal.

Setiap tahunnya, peringatan Hari Bumi mengusung tema yang berbeda, disesuaikan dengan isu lingkungan global yang sedang menjadi perhatian. Lantas, apa tema Hari Bumi 2025?

Apa Tema Hari Bumi 2025?

instagram embed

Menurut informasi dari situs resmi Earth Day, tema Hari Bumi tahun 2025 adalah “Our Power, Our Planet”, yang artinya “Kekuatan Kita, Planet Kita.”

Tema ini mengajak seluruh masyarakat dunia untuk bersama-sama mengambil peran aktif dalam menjaga dan memulihkan bumi melalui penggunaan energi terbarukan.

Hari Bumi tahun ini peringatan ke-55 sejak pertama kali digelar. Melalui tema "Our Power, Our Planet", Hari Bumi 2025 mengajak seluruh masyarakat untuk menyadari bahwa setiap individu memiliki kekuatan untuk menghadapi krisis iklim.

Semua orang didorong untuk ikut serta dalam mendorong perubahan, termasuk mendesak pemerintah dan pelaku industri agar mempercepat penggunaan energi terbarukan, seperti tenaga surya, angin, air, panas bumi, hingga pasang surut laut.

Melalui langkah-langkah sederhana di rumah, sekolah, atau tempat kerja, semua pihak bisa mengambil peran dalam menjaga kelestarian bumi demi masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: 25 Caption Hari Pohon Sedunia sebagai Pengingat untuk Menjaga Bumi

Sejarah Hari Bumi Sedunia

Peringatan Hari Bumi bertujuan untuk meningkatkan apresiasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Foto: Pexels

Hari Bumi pertama kali diperingati pada 22 April 1970 di Amerika Serikat sebagai bentuk kepedulian terhadap kerusakan lingkungan yang makin parah akibat dampak industrialisasi. Sejak saat itu, Hari Bumi menjadi tonggak lahirnya gerakan peduli lingkungan yang modern dan dikenal sebagai salah satu aksi protes lingkungan terbesar di dunia.

Seiring berjalannya waktu, peringatan ini berkembang menjadi gerakan global. Pada tahun 1990, Hari Bumi melibatkan 200 juta orang di 141 negara, dan berhasil mendorong kampanye daur ulang serta pelestarian lingkungan. Momen ini juga berperan besar dalam lahirnya Konferensi Bumi PBB di Rio de Janeiro tahun 1992.

Tahun 2000, isu pemanasan global dan energi terbarukan menjadi fokus utama, dengan partisipasi ribuan organisasi di lebih dari 180 negara. Bahkan pada 2016, Hari Bumi menjadi momen penting dalam sejarah ketika 175 negara menandatangani Paris Agreement, perjanjian global untuk menanggulangi perubahan iklim.

Pada tahun 2020, meskipun dunia sedang dilanda pandemi COVID-19, lebih dari satu miliar orang tetap mengikuti peringatan Hari Bumi secara online.

Artinya, Hari Bumi kini bukan hanya sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi simbol kepedulian global dan seruan untuk terus menjaga lingkungan demi masa depan bumi dan generasi mendatang.

(SAI)