Tema Hari Guru Nasional 2025 dan Maknanya, Simak Penjelasannya di Sini!

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap tanggal 25 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Guru Nasional (HGN). Setiap tahun, Hari Guru Nasional diperingati sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa para pendidik yang telah berperan besar dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) telah merilis panduan resmi peringatan Hari Guru Nasional 2025.
Dalam panduan tersebut, tercantum tema Hari Guru Nasional 2025 serta makna yang dibawanya. Agar lebih memaknai peringatan Hari Guru pada 25 November nanti, simak pemaparan di bawah ini!
Tema Hari Guru Nasional 2025
Tahun ini, Hari Guru Nasional 2025 kembali dirayakan dengan penuh makna. Kemendikdasmen resmi mengumumkan bahwa tema Hari Guru Nasional 2025 adalah “Guru Hebat, Indonesia Kuat.”
Dalam buku Panduan Penyelenggaraan Bulan Guru Nasional Tahun 2025, Kemendikbud mengungkapkan tema tersebut diusung sebagai bentuk komitmen untuk memperkokoh keteladanan peserta didik, serta mendorong pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Melalui tema ini, pemerintah ingin menegaskan bahwa guru hebat berarti membawa dampak nyata bagi siswa, sekolah, dan masyarakat.
Guru dituntut untuk konsisten berperan sebagai sebagai inspirator, inovator, dan motor penggerak kemajuan bangsa. Serta terus berinovasi dalam menghadapi tantangan pendidikan di abad ke-21 demi menciptakan lingkungan belajar yang sehat.
Peringatan Hari Guru Nasional 2025 juga diharapkan menjadi wadah apresiasi bagi tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pendidikan Indonesia.
Baca juga: 40 Ucapan Selamat Hari Kesehatan Nasional 2025 untuk Media Sosial
Sejarah Hari Guru Nasional
Hari Guru Nasional memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan perjuangan pendidikan di Indonesia. Mengutip buku Guru: Tinjauan Stratifikasi dan Filosofi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa susunan Maurifah, peringatan Hari Guru Nasional pertama kali ditetapkan oleh Presiden Sukarno pada tahun 1959.
Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), yakni pada 25 November 1945.
Sebagai catatan, PGRI lahir di masa awal kemerdekaan dengan tujuan menyatukan para guru di seluruh Indonesia. Organisasi ini berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik.
Setiap tahun, Hari Guru Nasional diperingati dengan beragam kegiatan yang melibatkan siswa, guru, dan masyarakat luas. Di sekolah-sekolah, biasanya diadakan upacara bendera secara khidmat untuk menghormati para guru.
Selain itu, diselenggarakan pula kegiatan seperti lomba kreativitas siswa, pemberian penghargaan kepada guru berprestasi, hingga acara apresiasi dan refleksi pendidikan nasional. Melalui peringatan Hari Guru Nasional, siswa diajak untuk memahami betapa pentingnya peran guru dalam kehidupan mereka.
(SLT)
